Jembatan Ambruk dan Satu Rumah Tertimpa Longsor, Imbas Hujan Deras di Sukadana Ciamis
Hujan deras mengakibatkan jembatan ambruk dan rumah tertimpa longsor di Sukadana, Ciamis.
Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Hujan lebat yang menguyur selama bebarapa hari berturut-turut telah menyebabkan ambruknya jembatan Cicungging di Dusun Cipeundeuy, Desa Margaharja, Kecamatan Sukadana, Ciamis, Minggu (3/1/2021) malam.
Masih di Kecamatan Sukadana, dinding rumah Rian Mulyana (30) di Dusun Margasari, RT 01/09 , Desa Margajaya dihantam runtuhan tebing setinggi 5 meter, Minggusekitar pukul 15.00 sore.
Tidak korban jiwa pada kejadian tersebut, Rian sekeluarga selamat.
Baca juga: SAH, di Kuningan Kini Berdiri Front Persatuan Islam, Dideklarsikan Siang Tadi, Dihadiri Eks FPI
Baca juga: Kabar Terkini Ulama Kondang Syekh Ali Jaber Dibagikan Akun Instagram Yayasannya, Ucap Alhamdulillah
Baca juga: Hengky Upload Foto Syekh Ali Jaber Dipasangi Selang, Kondisi Pendakwah Itu Harus Istirahat Total
Menyusul hujan lebat yang mengguyur, Minggu sekitar pukul 15.00, tebing setinggi 5 meter di samping rumah korban runtuh sepanjang 20 meter.
Puing longsor menghantam dinding rumah Rian, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan tersebut.
Runtuhan tebing dan lumpur menggelontor masuk rumah sehingga merusak sejumlah isi rumah milik korban.
“Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut, korban sekeluarga selamat,” ujar Ketua Forum Koordiasi (FK) Tagana Ciamis, Ade Waluya kepada Tribun, Senin (4/1/2021).
Warga bersama aparat TNI/Polri dan relawan, sampai Senin siang masih bergotong royong menyingkirkan puing-puing longsor yang menimpa rumah korban.
Sementara itu jembatan Cicungging di Dusun Cipeundey ambruk tergerus derasnya aliran Sungai Cicungging Minggu malam.
Akibat derasnya aliran Sungai Cicungging, fondasi jembatan yang menghubungkan Dusun Cipeundey dan Dusun Bantarsari Dalam, Desa Margaharja tersebut ambruk sehingga jalan kedua dusun terputus.
Jembatan berukuran panjang 6 meter dan lebar 4 meter yang ambruk tersebut sudah berusia tua.
Jembatan yang ambruk tersebut berada di jalur jalan penghubung dalam Desa Margaharja.
Menyusul ambruknya jembatan yang melintas di atas sungai Cicungging tersebut, arus kendaran dialihkan melalui Dusun Kolot.
Dalam kondisi darurat, pejalan kaki masih bisa lewat.
“Akibat ambruknya jembatan yang menghubungkan kedua dusun tersebut, arus kendaraan dialihkan ke dusun lainnya masih di Desa Margaharja,” katanya.