Breaking News:

Adik dan Kakak Tersangka Parodi Lagu Indonesia Raya Sempat Mengurung Diri, Terkena Dampak Psikologis

Setelah penangkapan DF, adik dan kakaknya sempat mengurung diri di rumah. Mereka ikut terkena dampak psikologis.

TRIBUN JABAR
Parodi lagu Indonesia Raya, kedutaan Malaysia tengah selidiki. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kasus penghinaan atau parodi lagu Indonesia Raya memberikan dampak psikologis terhadap keluarga.

Adik dan kakak dari DF sempat mengurung diri dan tak berani membuka toko.

Namun kini, adik dan kakak DF (15) kini mencoba bangkit dan menguatkan mental menghadapi cobaan yang menimpa saudaranya.

Baca juga: Terbongkar, Sebelum Cerai Gading Martin Ungkap Pertengkaran Besar dengan Gisel, Pergi ke New York

Baca juga: Besok 38 Ribu Dosis Vaksin Sinovac untuk Jawa Barat Tiba, untukTenaga Kesehatan, Kapan Vaksinasinya?

Keluarga DF (15) di sebuah kampung di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur pun mencoba memberikan semangat untuk menghadapi segala cobaan baik di media sosial maupun dari teman sekampung sendiri.

"Kemarin toko tutup terus, saya menyuruh untuk buka dan berpikiran positif saja, saya beri semangat kepada adik dan kakaknya untuk berani menghadapi kenyataan pahit ini, dan mendoakan agar permasalahan yang menimpa DF cepat selesai," ujar Teh Nyai (40) kerabat DF, saat ditemui, Senin (4/1/2021).

Teh Nyai mengatakan, adik dan kakak DF sempat mengurung diri di rumah dan tak berani membuka toko.

Sementara itu kedua orangtua DF masih berada di Jakarta.

Teh Nyai memgatakan, keluarga sempat kaget dan tak percaya keponakan mereka dibawa oleh Mabes Polri.

Teh Nyai (40), mengatakan pada malam pergantian tahun keponakannya tersebut sedang bermain di rumahnya.

"Biasa di sini Pak main, anak remaja kelas 3 SMP ya biasa, saya juga ada anak seusianya, jadi pada kumpul di rumah kebetulan rumah kami dekat," ujar Teh Nyai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved