Jumat, 17 April 2026

Hasil Studi, Wanita Hamil Trisemester 3 Terpapar Covid-19, Bayinya Tak Akan Tertular

Wanita dengan usia kehamilan trimester ketiga yang terinfeksi virus corona tidak menularkan infeksi virus tersebut ke bayi mereka yang baru lahir

Editor: Siti Fatimah
ISTIMEWA
ilustrasi- Wanita dengan usia kehamilan trimester ketiga yang terinfeksi virus corona tidak menularkan infeksi virus tersebut ke bayi mereka yang baru lahir, menurut sebuah studi baru yang diterbitkan pekan lalu. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Virus corona bisa menyerang siapa saja tak terkecuali ibu hamil karena itu kewaspadaan harus tetapm dilakukan oleh ibu yang sedang mengandung.

Selain kewaspadaan, ibu hamil juga harus disiplin menerapkan protokol kesehatan serta menjaga kesehatan dan kondisi tubuh agar bayi dalam kandungan juga sehat serta imun terjaga agar tidak mudah tertular Covid-19.

Namun bagi ibu yang sudah terpapar Covid-19, jangan khawatir dan tetap optimis.

Baca juga: Pelaksanaan Mulai Januari, Berikut Jumlah Sasaran Vaksinasi Covid-19

Terlebih sudah ada penelitian bahwa bayi yang ada dalam kandungan dari ibu yang terpapar Covid-19 saat usia kandungan sudah ditrisemester pertama, bayin tidak akan tertular Covid-19.

Dikutip dari Kontan.Id,  Wanita dengan usia kehamilan trimester ketiga yang terinfeksi virus corona tidak menularkan infeksi virus tersebut ke bayi mereka yang baru lahir, menurut sebuah studi baru yang diterbitkan pekan lalu.

Studi yang didanai Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat (AS) tersebut mengambil sampel dari 127 wanita hamil yang dirawat di rumah sakit Boston selama musim semi 2020.

Baca juga: Gunakan Brankar Tertutup Pelindung Plastik, Begini Proses Ibu Hamil Positif Covid-19 Saat Melahirkan

Di antara 64 wanita hamil yang dinyatakan positif corona, tidak ada bayi baru lahir yang dinyatakan positif virus tersebut.

"Studi ini memberikan beberapa kepastian bahwa infeksi corona selama trimester ketiga tidak mungkin melewati plasenta ke janin. Tetapi lebih banyak penelitian perlu dilakukan untuk mengkonfirmasi temuan ini," kata Diana Bianchi, direktur Eunice Kennedy Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development yang dikutip Xinhua.

Hasil yang dilaporkan terbatas pada wanita di trimester ketiga karena data tentang wanita yang terinfeksi selama trimester pertama dan kedua masih dikumpulkan dan dievaluasi, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Network Open.

Para peneliti menyarankan temuan mereka dapat membantu meningkatkan perawatan wanita hamil yang terinfeksi corona dan bayi mereka yang baru lahir, serta memberikan informasi untuk membantu pengembangan strategi baru untuk memvaksinasi wanita hamil.

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved