Breaking News:

Sepasang Suami Istri Renta di Indihiang Kota Tasik Tersambar Bola Api, Gara-gara Tabung Gas Bocor

Keduanya menjadi korban sambaran bola api. Seorang tetangga mereka pun ikut jadi korban.

Istimewa
Kapolsek Indihiang, Kompol Didik Rohim Hadi, memeriksa tabung gas bocor yang menjadi sumber munculnya bola api di rumah Usman (67), Kamis (24/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sepasang suami istri renta berikut seorang tetangganya di Kampung Sindangwangi, Kelurahan Sukamaju Kidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, menjadi korban kebakaran, Kamis (24/12/2020).

Usman (67) dan istrinya, Tutuy (65) serta seorang tetangga, Joni (40), menderita luka bakar hampir di sekujur tubuh setelah tersambar bola api.

Mereka kini dirawat intensif di rumah sakit Jalan Letnan Harun.

Baca juga: Jalur Pantura Indramayu Ramai Lancar Jelang Libur Natal, Banyak yang Bawa Tas Besar hingga Kardus

Baca juga: 60.976 Kendaraan Melintas di Tol Cipali Kemarin, Rapid Test Antigen Tersedia di 4 Rest Area Cipali

Kapolsek Indihiang, Kompol Didik Rohim Hadi, mengatakan, sebelum musibah terjadi Tutuy sedang memasak di halaman rumah, karena tabung gas di dapur rusak.

"Usman dengan dibantu Joni memperbaiki tabung gas yang bocor. Lalu mereka pindah ke tengah rumah. Saat itulah terjadi sambaran api dari kompor di halaman rumah," ujar Didik.

Sambaran api menimbulkan bola api di ruangan tengah karena diduga sudah banyak gas. Usman dan Joni langsung terbakar.

Tutuy yang melihat kejadian itu malah masuk rumah dengan maksud menolong Usman dan Joni.

Namun karena bola api masih belum padam, Tutuy pun akhirnya ikut terbakar.

Baca juga: Varian Baru Virus Corona Semakin Dekat Indonesia, Ada Pelajar Singapura yang Sudah Terpapar

Baca juga: Belasan Wanita Cantik Datangi Penyapu Jalan dan Guru SLB, Beri Bunga dan Bingkisan di Hari Ibu

Setelah bola api lenyap, api masih menyala dipakaian ketiga korban.

Warga langsung memberikan pertolongan dan api pun berhasil dipadamkan.

Ketiga korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

"Para korban kini masih dirawat intensif. Kasusnya sedang kami tangani," kata Didik.

Namun hasil identifikasi sementara tak ada unsur kesengajaan alias murni musibah.

"Dari keterangan saksi, Ibu Tutuy sebenarnya sudah melarang suaminya pindah ke ruang tengah karena khawatir api menyambar. Tapi akhirnya musibah tak terhindarkan," ujar Didik.

Baca juga: Tri Rismaharini Tak Layak Jadi Menteri Sosial Jika Tetap Pertahankan Posisi Wali Kota Surabaya

Baca juga: Tubuh Mahasiswa Terselip di Bebatuan Curug Batu Black Kabupaten Tasik, Tewas Tersedot Arus Bawah

Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved