Ketahui Ini Perbedaan Rapid Test Antigen dengan Rapid Test Antibodi, Keakuratan hingga Kisaran Harga
Kini terkhusus wilayah DKI Jakarta diberlakukan pemeriksaan rapid test antigen. Lantas, apa perbedaan rapid test antigen dan rapid test antibodi ?
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Widia Lestari
TRIBUNJABAR.ID - Kini, pemerintah wilayah DKI Jakarta telah mengeluarkan kebijakan baru.
Seluruh masyarakat yang akan memasuki wilayah tersebut menggunakan transportasi umum diharuskan melakukan pemeriksaan rapid test antigen terlebih dahulu.
Nantinya, hasil pemeriksaan rapid test antigen tersebut menjadi bukti dapat memasuki wilayah DKI Jakarta.
Dikutip dari Kompas.com, kebijakan ini berlaku mulai 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.
Baca juga: Kabar Baru Ustaz Yusuf Mansur, dalam Keadaan Berbaring Dakwah Bicara Soal Ekonomi, Positif Sembuh
Seperti diketahui, sebelumnya untuk memastikan seseorang bebas dari Covid-19 diberlakukan pemeriksaan rapid test antibodi.
Namun, kini terkhusus wilayah DKI Jakarta diberlakukan pemeriksaan rapid test antigen.
Lantas, apa perbedaan rapid test antigen dan rapid test antibodi tersebut?
Berikut tribunjabar.id rangkum perbedaan rapid test antigen dan rapid test antibodi yang perlu kamu ketahui.
Jenis Spesimen
Dikutip dari laman covid19.go.id, keduanya berbeda dilihat dari jenis pengambilan spesimen.
Pada rapid test antibodi, spesimen yang diperlukan untuk pemeriksaan ini adalah darah.
Pada rapid test antigen, spesimen yang diperlukan untuk pemeriksaan ini adalah swab orofaring atau swab nasofaring.
Menggunakan metode swab diambil lendir di dalam hidung maupun tenggorokan.
Kewenangan Pemeriksaan
Untuk pemeriksaan rapid test antibodi dapat dilakukan pada komunitas (masyarakat).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rapid-tes-di-tempat-perbelanjaan-borma.jpg)