Habib Rizieq Ditahan

Ini Kata Ketua FPI Kabupaten Bandung, Saat Melakukan Aksi di Mapolresta Bandung

Masa gelar aksi long march dari Masjid Al-Fathu ke Gedung DPRD dan Pemda Bandung, lalu melanjutkan aksinya ke Mapolresta Bandung, Selasa (15/12/2020).

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/ Lutfi AM
Massa menggelar aksi long march dari Masjid Al-Fathu ke Gedung DPRD dan Pemda Bandung, lalu melanjutkan aksinya ke Mapolresta Bandung, Selasa (15/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi AM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Massa menggelar aksi long march dari Masjid Al-Fathu ke Gedung DPRD dan Pemda Bandung, lalu melanjutkan aksinya ke Mapolresta Bandung, Selasa (15/12/2020).

Di depan Mapolresta Bandung mereka menyuarakan aspirasinya, meski turun hujan mereka tetap semangat menggelar aksi.

Dalam aksinya sesekali mereka mengumandangkan sholawat, yang dipandu oleh seorang yang berada di mobil komando dengan dilengkapi pengeras suara.

Baca juga: Munarman Kabarkan Kondisi Kesehatan Habib Rizieq Shihab yang Kini Ditahan, Sampaikan Pesan untuk FPI

Baca juga: VIDEO-Ratusan Simpatisan Habib Rizieq Shihab di Soreang Minta Imam Besar Mereka Segera Dibebaskan

Baca juga: Rizieq Shihab Ajukan Praperadilan, Ada Nama Kapolri dan Kapolda Metro Jaya di Daftar Termohon

Saat penyampaian aksi di depan Mapolresta Bandung, beberapa perwakilan dari masa tersebut, beraudiensi bersama Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, dan Dandim 0625 Kabupaten Bandung, Letkol Infanteri Donny Ismuali Bainuri beserta jajarannya.

Setelah melakukan audiensi, bahkan Hendra dan Donny, menghampiri masa lalu berbicara di mobil komando, menyampaikan untuk tetap menjaga ketertiban, jaga kesehatan, dan terapkan protokol kesehatan Covid 19.

Masa tersebut datang ke Mapolresta Bandung, sekitar pukul 14.07 WIb, dan membubarkan diri setelah adzan ashar, sekitar pukul 15.30 WIB. Mereka membubarkan diri secara damai.

Ketua DPW FPI Kabupaten Bandung, Agus Mulyana, mengaku, tujuan pihaknya melakukan aksi untuk menyampaikan dua tuntutan.

"Kami menuntut yang pertama adili secara tuntas penculikan dan pembantaian laskar revolusi. Kedua, bebeaskan imam besar kami Habib Muhammad Rizieq bin Husein Shihab sekarang juga tanpa syarat," ujar Agus, di sela aksi.

Menurut Agus,  aksinya ke Mapolresta Bandung tersebut adalah aksi damai karena TNI dan Polri adalah saudara.

"Kami sampaikan bukan dikhususkan ke Dandim dan Kapolres, tapi kami minta agar aspirasi kami, disampaikan kepada pimpinannya," kata Agus.

Agus mengungkapkan, tolong kepada Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil, bertindak secara profesional dan berprikeadilan.

"Mereka ini, 6 laskar adalah anak bangsa," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved