Breaking News:

Digelar Ditengah Pandemi, Partisipasi Pemilih Pilkada Pangandaran 2020 Melebihi Target

Angka partisipasi pemilih pada Pilkada Pangandaran 2020 melibihi target yang telah ditentukan, meskipun pelaksanaannya digelar ditengah pandemi

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Siti Fatimah
Kolase TribunJabar.id/Hilman Kamaludin
Satu di antara delapan daerah di Jawa Barat yang menggelar Pilkada Serentak 2020 adalah Kabupaten Pangandaran. 
  1. TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Angka partisipasi pemilih pada Pilkada Pangandaran 2020 melibihi target yang telah ditentukan, meskipun pelaksanaannya digelar ditengah pandemi Covid-19.

Awalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran menargetkan partisipasi pemilih 77,5 persen.

Tetapi, setelah pelaksanaan pemungutan suara, angka partisipasi pemilih itu mencapai 84,24 persen.

Baca juga: Cegah Covid-19, Jelang Angkutan Nataru Bandara Soekarno-Hatta Buka Lokasi Baru Rapid Test

Ketua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin, mengatakan, partisipasi pemilih itu melebihi target karena sosialiasasi tahapan Pilkada 2020 dilakukan dengan cara kolaborasi strategis dengan seluruh lembaga, termasuk seluruh komponen masyarakat.

"Tentunya itu sesuatu yang baik, ini prestasi kita bersama, KPU sebagai penyelenggara dan kedua ini juga prestasi bagi masyarakat Pangandaran," ujarnya kepada Tribun Jabar di kantornya, Kamis (10/12/2020).

Antusias masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya itu dilihat dari trend partisipasi pemilih di setiap kecamatan yang mengalami peningkatan 1 hingga 4 persen jika di bandingkan dengan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019.

Baca juga: VIDEO-Yena Masoem Kecewa Hasil Quick Count Pilkada Kabupaten Bandung 2020, Tapi Menerima Kekalahan

Sementara untuk kenaikan partisipasi pemilih, paling tinggi terjadi di Kecamatan Sidamulih sebesar 4 persen dengan jumlah pemilih mencapai 88.08 persen. Sedangkan pada Pemilu 2019 partisipasi pemilih di kecamatan itu hanya 84,17 persen.

Kemudian, jumlah partisipasi pemilih tertinggi di susul Kecamatan Mangunjaya sebesar 3 persen dengan jumlah pemilih 78,75 persen. Sedangkan pada Pemilu 2019 hanya 75,62 persen.

"Artinya, kesadaran politik masyarakat Pangandaran cukup antusias dan cukup tinggi, meskipun pelaksanaan Pilkada ini digelar ditengah pandemi Covid-19," kata Muhatdin.

Baca juga: Viral, Jagain Jodoh Orang, Pria Ini Putus setelah 5 Tahun Pacaran, Ikhlas Hadir ke Pernikahan Mantan

Menurutnya, tingginya partisipasi pemilih pada Pilkada Pangandaran 2020 ini tak terlepas dari ada terobosan yang dilakukan, terutama upaya yang dilakukan sesuai dengan peraturan KPU (PKPU).

"Dengan sosialisasi dan pendidikan pemilih, menjadi sesuatu yang penting bagi kami. Makanya kita melakukan terobosan, baik sosialisasi langsung maupun melalui media dalam jaringan," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved