Ditanya Terus Kapan ke Papua, Pasukan Banser GP Ansor Siap Terjun ke Papua Hadapi Perusak NKRI

Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama atau Banser, bagian dari GP Ansor, menjadi trending topik. Banser siap diterjunkan ke Papua.

Editor: Kisdiantoro
Istimewa
ILUSTRASI - Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama atau Banser, bagian dari GP Ansor, menjadi trending topik. Banser siap diterjunkan ke Papua. 

TRIBUNJABAR.ID - Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama atau Banser, bagian dari GP Ansor, menjadi trending topik lantaran jadi omongan netizen yang 'meledeknya.

Kelompok Banser atau GP Ansor menjadi sorotan di tengah kabar deklarasi kemerdekaan Papua Barat oleh Benny Wanda cs, frasa Banser sempat menjadi trending topik di Twitter.

Bentukan NU yang kerap menyebut sebagai 'benteng NKRI' ini terus-terusan ditanya oleh warganet kapan ke Papua menghadapi aksi makar yang ingin memsisahkan dari NKRI.

Terus-menerus mendapatkan 'Kapan Banser ke Papua?' Ketua PP GP Ansor Koordinator, Wilayah Jateng-DIY, Mujiburrohman angkat bicara, Banser siap ke Papua.

Baca juga: Prabowo Subianto Marah Sejadi-jadinya setelah Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Singgung soal Selokan

Baca juga: INNALILLAHI, Pahlawan Citarum Kolonel Is Priyadi Meninggal, Letjen Doni Monardo Ceritakan Jasanya

Kepada Tribunjateng.com, Mujiburrohman menyatakan siap jika Banser diminta untuk membantu pemerintah mengatasi  gejolak yang terjadi di beberapa daerah, dan mengganggu keutuhan NKRI

Hal tersebut membuat GP Ansor bersikap untuk membantu pemerintah dalam hal menjaga NKRI

Seperti polemik di Papua yang tejadi beberapa waktu lalu, maka Banser siap ke Papua.

Ia menjelaskan jika pemerintah meminta GP Ansor berangkat ke Papua, GP Ansor siap menjalankan perintah. 

"Jika pemerintah membutuhkan kami, kami siap, untuk NKRI kami siap," katanya saat menghadiri acara pembagian masker besama Aice dan GP Ansor di THR Kabupaten Batang, Kamis (3/12/2020).

Dilanjutkannya amanah Pemuda Ansor ada dua, menjaga NKRI dan ahlussunnah wal jamaah. 

"Perlu diketahui Pemuda Ansor sudah berjihat sejak era kemerdekaan, dan melawan penjajah selama 11 tahun," ujarnya. 

Ia menjelaskan, kalau sekarang ada yang mengajak jihat, mau melawan siapa, karena Indonesia sudah damai. 

"Perang itu melawan kebatilan dan musuh kemanusiaan yang wajib dibalas," paparnya. 

Ia menambahkan, jihat yang dilakukan GP Ansor adalah jihat untuk membantu masyarakat. 

"Terutama di tengah pandemi Covid-19, dengan berbagi masker dan saling meringankan beban. Namun kalau pemerintah membutuhkan kami dalam hal menjaga keutuhan NKRI, GP Ansor siap," tambahnya. 

Baca juga: LSI Satu-satunya Lembaga Survei yang Terdaftar di KPU Pangandaran Untuk Pilkada Pangandaran 2020

Baca juga: PEMUDA ANSOR (GP Ansor) Bernai Korban Nyawa, Siap Dikirim ke Papua Perangi Kelompok Pemecah NKRI

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved