Pilkada Kabupaten Pangandaran

Sisa Kampanye 2 Hari Lagi, Cabup Pangandaran Nomor Urut 1 Berkampanye ke 24 Hingga 36 Titik Sehari

Melihat waktu kampanye yang tinggal sedikit lagi, Calon Bupati Pangandaran nomor urut satu, Jeje Wiradinata terus melakukan kampanye secara daring

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Dedy Herdiana
tribun jabar
Maju Sebagai Petahana, Calon Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata Yakin Meraup 70 Persen Suara 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Waktu kampanye Calon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran bakal berakhir pada 5 Desember 2020, sehingga setiap pasangan calon hanya memiliki waktu dua hari lagi untuk menyampaikan visi misinya kepada masyarakat.

Melihat waktu kampanye yang tinggal sedikit lagi, Calon Bupati Pangandaran nomor urut satu, Jeje Wiradinata terus melakukan kampanye secara daring ke puluhan titik yang ada di Pangandaran.

Jeje mengatakan, dalam melakukan kampanye daring ini, pihaknya bisa berkampanye ke 24 hingga 36 titik dalam satu hari supaya visi misinya bisa tersampaikan  ke semua masyarakat, terutama yang memiliki hak pilih.

Baca juga: Kampanye Daring pada Pilkada Kabupaten Pangandaran Dinilai Lebih Efektif Untuk Menjangkau Pemilih

Baca juga: Gagal Cetak, 9.880 Lembar Surat Suara Pilkada Pangandaran Dimusnahkan di Percetakan

"Saya hari ini kampanye ke 24 titik, kalau beberapa hari kemarin saya kampanye ke 36 titik," ujarnya saat ditemui disela kampanye daring di Dusun Karang Gedang, Pangandaran, Kamis (3/12/2020).

Dalam kampanye daring, ini calon bupati tak perlu datang ke semua titik yang ingin dijangkau, tetapi cukup kampanye di satu titik saja.

Dengan cara seperti itu, calon bisa menjangkau ke 12 titik, sehingga jika mereka ingin melakukan kampanye ke 24 titik, mereka tinggal berkampanye di dua titik saja karena dibeberapa titik itu sudah disiapkan layar oleh tim suksesnya.

"Dengan cara seperti ini, saya bisa menyampaikan visi misi secara sistematis, dan itu merupakan pembelajaran politik karena bisa menunjukan konsep (kampanye) yang dulu dan sekarang," kata Jeje.

Namun, Jeje belum bisa memastikan sudah berapa persen dirinya menjangkau masyarakat di 93 desa dan 10 kecamatan dalam melakukan kampanye ini.

"Ini kan, kalau bahasa orang sininya nyulam. Jadi kalau ada yang bolong-bolong (belum terjangkau), ya kita sulam. Itu berdasarkan hasil pemetaan hingga ke tingkat RT, jadi dipetakan dusun mana yang perlu disulam," ucapnya.

Sambil melakukan kampanye, kata Jeje, pihaknya juga ingin meluruskan isu-isu yang gak jelas kepada masyarakat terkait program-programnya supaya tidak salah tafsir.

Pencoblosan dan Hitung Cepat 9 Desember 2020

Pemilihan kepala daerah atau Pilkada Kabupaten Pangandaran 2020 dilakukan pada Rabu 9 Desember 2020.

Pada hari itu akan diketahui hasil Pilkada Pangandaran 2020, versi quick count atau hitung cepat sementara.

Siapa juara versi quick count Pilkada Pangandaran 2020 atau hitung cepat sementara akan segera diketahui.

Namun untuk keputusan akhir pasangan yang terlipih dalam Pilkada Pangandaran 2020, acuannya adalah hitung resmi KPU Bandung.

Sebagai informasi, Pilkada Pangandaran 2020 diikuti dua pasangan calon bupati.

Pasangan nomor urut 1, Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan.

Pasangan nomor urut 2, Adang Hadari-Supratman. (*)

Baca juga: Longsor Timbun 15 Rumah di Kecamatan Talegong Kabupaten Garut, Puluhan Lainnya Terancam

Baca juga: Rawan Longsor Saat Musim Hujan, TPS di Daerah Pegunungan Pangandaran Dapat Perhatian Khusus

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved