Pilkada Kabupaten Pangandaran

Kejar Target Partisipasi Pemilih, KPU Pangandaran Gandeng DKM Untuk Sosialisasi Pilkada

KPU Kabupaten Pangandaran menggandeng sejumlah Dewan Kemakmuran Masjid ( DKM) untuk melakukan sosialisasi pelaksanaan Pilkada Pangandaran, 9 Desember

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Dedy Herdiana
tribunjabar/hilman kamaludin
Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin. Kejar Target Partisipasi Pemilih, KPU Pangandaran Gandeng DKM Untuk Sosialisasi Pilkada 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten Pangandaran menggandeng sejumlah Dewan Kemakmuran Masjid ( DKM) untuk melakukan sosialisasi pelaksanaan Pilkada Pangandaran pada 9 Desember 2020 mendatang.

Hal tersebut sebagai upaya untuk mengingatkan warga yang memiliki hak pilih untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) supaya target partisipasi pemilih sebesar 77,5 persen bisa terkejar.

Ketua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin, mengatakan, selain untuk meningkatkan partisipasi pemilih, upaya menggandeng DKM itu untuk menyampaikan informasi terkait pelaksanaan Pilkada kepada masyarakat.

Baca juga: Sisa Kampanye 2 Hari Lagi, Cabup Pangandaran Nomor Urut 1 Berkampanye ke 24 Hingga 36 Titik Sehari

"Kami mengimbau, menginformasikan, dan mengajak, melalui para ketua DKM untuk menyampaikan informasi (pencobolosan)," ujarnya saat ditemui di Hotel Menara Laut Pangandaran, Rabu (2/12/2020).

Dalam upaya tersebut, kata Muhtadin, pihaknya telah mengirimkan surat yang isinya berupa pengumuman pelaksanaan Pilkada dari KPU untuk disampaikan oleh DKM kepada masyarakat.

"Isi surat itu berupa ajakan untuk datang ke TPS, kemudian penerapan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan harus membawa pulpen sendiri," kata Muhtadin.

Baca juga: Kampanye Daring pada Pilkada Kabupaten Pangandaran Dinilai Lebih Efektif Untuk Menjangkau Pemilih

Muhtadin juga memastikan, terkait upaya sosialisasi di masjid ini tidak ada larangan, kecuali kampanye. Sehingga, sosialisasi Pilkada seperti di masjid dan di pesantren dipastikan tidak ada masalah apapun.

"Karena itu dalam rangka memberikan informasi dan edukasi," ucapnya.

Pada Pilkada 2020 ini, KPU Kabupaten Pangandaran menargetkan sebanyak 77,5 persen partisipasi pemilih. Target tersebut sudah sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

KPU Pangandaran yakin target partisipasi pemilih tersebut bakal terkejar meskipun pandemi Covid-19. Hal itu, karena target angkanya tidak terlalu jauh dengan Pilkada tahun 2015 lalu.

Pencoblosan dan Hitung Cepat 9 Desember 2020

Pemilihan kepala daerah atau Pilkada Kabupaten Pangandaran 2020 dilakukan pada Rabu 9 Desember 2020.

Pada hari itu akan diketahui hasil Pilkada Pangandaran 2020, versi quick count atau hitung cepat sementara.

Siapa juara versi quick count Pilkada Pangandaran 2020 atau hitung cepat sementara akan segera diketahui.

Namun untuk keputusan akhir pasangan yang terlipih dalam Pilkada Pangandaran 2020, acuannya adalah hitung resmi KPU Bandung.

Sebagai informasi, Pilkada Pangandaran 2020 diikuti dua pasangan calon bupati.

Pasangan nomor urut 1, Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan.

Pasangan nomor urut 2, Adang Hadari-Supratman. (*)

Baca juga: VIDEO-Bupati Positif Covid-19, Pendopo dan Setda Kabupaten Cirebon Disemprot Disinfektan

Baca juga: UPDATE Covid-19 Ciamis, Lebih 500 Orang Terpapar, Hari Ini Bertambah 21, Paling Banyak di Rajadesa

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved