Kisah Mama Muda Banting Setir Jualan Yogurt, Kontrak Kerja Tak Diperpanjang karena Covid-19
Mama muda yang banting setir jualan yogurt karena kontrak kerja tak diperpanjang imbas pandemi Covid-19.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mutiara Suci Erlanti
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kisah seorang mama muda yang banting setir jualan yogurt karena kontrak kerja tak diperpanjang imbas pandemi Covid-19.
Pandemi Covid-19 telah meluluhlantakkan berbagai sektor kehidupan.
Ribuan pekerja kena PHK dan usaha banyak yang terpaksa gulung tikar.
Masyarakat pun harus putar otak untuk bisa bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19 yang belum selesai ini.
Hal tersebut pun dialami oleh Hernawati (36), seorang mama muda anak dua yang harus banting setir jadi berjualan yogurt.
Sebelumnya, Herna bekerja di salah satu pabrik di Kota Bandung.
Namun, kontrak kerjanya tak diperpanjang karena pandemi Covid-19.
"Saya sudah enggak bekerja dari tanggal 27 Maret 2020. Gara-gara pandemi kontraknya enggak diperpanjang lagi," kata Hernawati saat ditemui di Jalan Bagusrangin, Kota Bandung, Sabtu (28/11/2020).
Herna sempat merasa kecewa dan marah karena dirinya tak tahu harus bekerja dimana apalagi banyak kebutuhan yang harus dipenuhi.
Baca juga: LIVE Kompas TV Debat Publik Pilkada Bandung 2020, Nia, Yena, Dadang Bicara Covid-19, Siapa Juara?
"Apalagi itu menjelang puasa dan lebaran, kebutuhan banyak. Untung masih cukup karena ada gaji terakhir," kata Herna.
Herna mengatakan, dirinya harus menghidupi ibu dan kedua anaknya.
Dirinya dan suami sudah bercerai beberapa tahun lalu. Dan mantan suami sudah menikah lagi.
Pada saat diberlakukan program belajar dari rumah, Herna sempat keberatan karena harus keluar uang beli kuota untuk anaknya belajar online.
"Tapi sekarang pemerintah ngasih kouta gratis untuk belajar online," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/yoghurt2_20160716_132836.jpg)