Breaking News:

Tangis Ayah TKW di Indramayu yang Meninggal di Cina Pecah, Ini Hal yang Tak Bisa Dilupakan

Tangis Tarmin (52) pecah saat menceritakan kabar meninggal anaknya yang menjadi pekerja migran Indonesia (PMI)/TKW di Cina, Rabu (25/11/2020).

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Giri
Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Tarmin (52) warga Desa/Kecamatan Widasari mengusap air mata saat menceritakan anaknya Berawati (36) yang meninggal dunia di Cina, Rabu (25/11/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Tangis Tarmin (52) pecah saat menceritakan kabar meninggal anaknya yang menjadi pekerja migran Indonesia (PMI)/TKW di Cina, Rabu (25/11/2020).

Warga Desa/Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, itu mengatakan, anaknya bernama Verawati (36).

Kepada Tribuncirebon.com, Tarmin mengaku tak kuasa mendapat kabar tersebut.

Baca juga: Bikin Hubungan Kalina Ocktaranny dan Azka Anak Deddy Corbuzier Memanas, Ini Kata Vicky Prasetyo

Banyak kenangan yang tak bisa terlupakan dari sosok anak pertamanya itu.

Verawati (36) warga Desa/Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu saat sakit.
Verawati (36) warga Desa/Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu saat sakit. (Istimewa)

"Verawati ini sangat membanggakan orang tua, kalau saya mau apa-apa suka dikasih," ujar dia sembari berurai air mata.

Dikisahkan Tarmin, kenangan saat ia sakit dan dimarahi untuk berobat oleh Verawati sangat ia kenang.

Kini hal tersebut tidak akan lagi bisa terulang.

Baca juga: Ustaz Yusuf Mansur Posting Foto Lobster, Sampaikan Salam Hormat kepada Bu Susi, Apa Maksudnya?

Verawati dikabarkan meninggal dunia di Cina karena sakit paru-paru pada Jumat (20/11/2020) malam.

Verawati, disebutkan Tarmin, sakit sejak ia bekerja di Cina pada 2019.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved