Ubahlaku

Kapus Palabuhanratu Ingatkan Warga Sukabumi Pakai Masker Jangan Karena Takut Razia

Meskipun razia rutin dilakukan setiap hari, masih saja ada warga yang kucing-kucingan dengan petugas agar tidak kena razia

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Siti Fatimah
ISTIMEWA
Kepala UPTD Puskesmas (Kapus) Palabuhanratu Irwan Ruswandi 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Razia masker di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus dilakukan setiap hari oleh aparat Kepolisian, TNI, Satpol PP serta instansi lainnya.

Hal itu dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 dan mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.

Meskipun razia rutin dilakukan setiap hari, masih saja ada warga yang kucing-kucingan dengan petugas agar tidak kena razia.

Baca juga: Belum Diketahui Awal Mula 8 Guru di Kabupaten Cirebon Terpapar Covid-19

Baca juga: Ini Daftar Kecamatan yang Ada Pasien Positif Covid-19, Purwakarta Jadi Zona Merah

Dengan masih banyaknya warga yang belum sadar pentingnya protokol kesehatan saat bepergian keluar rumah.

Kepala UPTD Puskesmas (Kapus) Palabuhanratu Irwan Ruswandi mengingatkan warga Kabupaten Sukabumi agar selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan (3M) saat beraktivitas.

"Kuncinya kembali lagi kepada masyarakat, jangan memakai masker itu karena takut (razia), tapi karena kesadaran," ujarnya.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Mulai Januari 2021, Jangan Salah Tafsir! 5 Hal Wajib Ditaati Sekolah dan Siswa

Baca juga: Temuan Kasus Guru Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bermula dari Swab Test Masif di Puskesmas

Selain mengimbau warga untuk menerapkan 3M, ia juga mengimbau agar warga mengkonsumi buah-buahan atau makanan bergizi lainny.

"Selalu menggunakan masker, selalu menjaga jarak minimal satu sampai dua meter, selanjutnya selalu mencuci tangan setelah melakukan kegiatan apapun dengan menggunakan air mengalir, serta selalu mengkonsumi makanan bergizi," imbaunya.

"Mudah-mudahan Covid-19 ini bisa ditekan, bisa ditangani, dan bagi yang sudah positif ya tentunya kita bisa memutus rantai penularan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved