Breaking News:

Aksi Unjuk Rasa, Minta Tindak Tegas Kerumunan yang Langgar Protokol Kesehatan Saat Pandemi Covid-19

Mereka meminta pemerintah dan aparat tegas menindak pembuat kerumunan yang tidak mengindahkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19

massa berunjuk rasa menolak kerumunan yang tidak mengindahkan protokol kesehatan Kotak Masuk 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dua kelompok massa berunjuk rasa di Jalan Merdeka dan Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Jumat (20/11).

Mereka meminta pemerintah dan aparat secara tegas menindak pembuat kerumunan yang tidak mengindahkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19

Massa pertama adalah dari Aliansi Kerakyatan Anti Makar Jawa Barat yang berunjuk rasa di sekitar Taman Vanda.

Baca juga: Libur Panjang Akhir Tahun Tak Masalah Selama Masyarakat Patuh Protokol 3M Cegah Covid-19

Mereka menyatakan protes terhadap adanya kerumunan-kerumunan massa yang terjadi beberapa waktu lalu di Jakarta dan Bogor.

"Entah apa yang mereka lakukan itu sebagai bentuk tindakan menyatukan konsolidasi kekuatan melawan negara. Salah satunya adalah perkumpulan yang tidak mengindahkan protokol kesehatan Covid-19," kata koordinator lapangan aksi tersebut, Gagah Rusmaji.

Massa mengajak masyarakat Jawa Barat agar tidak terprovokasi atas  tindakan-tindakan makar yang telah membuat kerumunan di masa pandemi Covid-19 dan akhirnya menyeret sejumlah pejabat negara pada permasalahan hukum.

Baca juga: Perempuan Ini Produksi Sarung Tangan Bekas Seperti Baru, Pabrik di Bandung, Cek Sarung Tanganmu!

"Mari kita hormati upaya yang dilakukan Gugus Tugas Covid-19. Aliansi Kerakyatan Anti Makar Jawa Barat tolak keras yang melanggar protokol kesehatan," katanya.

Mereka pun mendukung penuh TNI dan Polri, juga Satpol PP, untuk segera menegakkan hukuman bagi pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

Mereka menyatakan menolak keras kelompok masyarakat yang mengadakan kegiatan keramaian yang melanggar protokol kesehatan.

Kelompok massa yang kedua adalah Front Pembela Bangsa - Relawan Rakyat Peduli Covid-19, yang berunjuk rasa di Jalan Wastukancana.

Baca juga: Jumlah Kasus Positif Covid-19 Kota Tasikmalaya Kembali Melonjak, Ada Penambahan Lebih dari 50 Orang

Mereka mengatakan akhir-akhir ini terdapat fenomena yang membuat penanganan protokol kesehatan Covid-19 yang terus dilakukan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah, terabaikan dengan hadirnya orang-orang yang berkerumun.

Koordinator lapangan aksi tersebut, Anjar, mengatakan seharusnya para tokoh masyarakat terus mengedukasi masyarakat supaya menjalankan protokol kesehatan di tengah pandemi. Jangan sampai, katanya, malah membuat kerumunan

Dirinya pun menyatakan menolak terjadinya kerumunan-kerumunan yang tidak memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, di Kota Bandung dan Jawa Barat.

Baca juga: Zona Merah, Karawang Akan Terapkan PSBM, Ini yang Biasanya diterapkan di Wilayah Zona Merah

"Kami meminta kepada seluruh ormas Islam dan elemen bangsa untuk bersatu dan tidak mengadakan kegiatan yang sifatnya kerumunan massa di saat pandemi Covid-19," katanya.

Mereka pun meminta kepada Kapolda Jabar dan Kapolrestabes Bandung untuk tidak memberikan ijin keramaian bagi panitia yang akan mendatangkan kerumunan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved