Debat Pilkada Pangandaran 2020, soal Pembangunan hingga Tata Pangandaran jadi Objek Wisata Dunia
Debat publik Pilkada Pangandaran 2020 antara pasangan nomor urut 1 Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
Debat Publik Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, Bahas Peningkatan Pembangunan, Hingga Penataan Pangandaran Sebagai Wisata Kelas Dunia
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Debat publik Pilkada Pangandaran 2020 antara pasangan nomor urut 1 Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan dan paslon nomor urut 2, Adang Hadari–Supratman digelar di Hotel Horison, Kabupaten Pangandaran, Rabu (18/11/2020).
Debat ini mengambil tema peningkatan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, penanganan solusi daerah, pencegahan penyebaran narkotika, dan Covid-19, serta penataan Kabupaten Pangandaran sebagai wisata kelas dunia.
Pantauan Tribun Jabar, dalam debat itu kedua paslon bupati dan wakil bupati, silih berganti menjelaskan komitmen yang berkaitan dengan tema tersebut, bahkan sesekali mereka juga kerap berbeda pendapat.
"Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar dan tidak ada hal-hal yang menghambat proses berjalannya debat publik ini," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran, Muhtadin, seusai debat publik.
Baca juga: Jerman Dilumat Spanyol 0-6, Pemain Real Madrid Ini Malu dan Merasa Diajari Cara Bermain Sepak Bola
Menurutnya, debat publik ini merupakan kegiatan yang sangat ditunggu oleh masyarakat karena selain ingin mengetahui visi misi dari masing-masing paslon, masyarakat juga ingin mengetahui kompetensi paslon.
"Terutama dalam hal program kerja yang akan dilaksanakan, manakala para paslon tersebut terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Pangandaran," katanya.
Ia mengatakan, dalam debat ini ada tiga pertanyaan yang diajukan kepada masing-masing paslon dengan sistem acak, dan tentunya pertanyaan itu disesuaikan dengan tema dalam debat tersebut.
"Sebanarnya bank soal itu ada 12 pertanyaan dengan komposisi peningkatan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, penanganan solusi daerah, pencegahan penyebaran narkotika, dan Covid-19, serta penataan Kabupaten Pangandaran sebagai wisata kelas dunia," ucap Muhtadin.
Menurutnya, tema dalam tersebut diambil karena masing-masing paslon menargetkan visi misi yang hampir sama, tetapi dari 12 pertanyaan yang disiapkan, tentunya diserahkan kepada tim perumus.
"Jadi, untuk soal sepenuhnya ada di tim perumus, kita hanya menyimpulkan dan soal itu dipastikan memiliki bobot yang sama, atau kualitas soalnya tidak berbeda," katanya.
Baca juga: Ternyata Perilaku ini yang Bikin Nathalie Holscher Jatuh Cinta Kepada Sule, Bukan Cuma Karena Lucu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/debat-pilkada-pangandaran-2020-soal-pembangunan-hingga-tata-pangandaran-jadi-objek-wisata-dunia.jpg)