Virus Corona di Jabar
Giliran Dinkes Indramayu Jadi Klaster Covid-19, Ada 8 Orang Positif Corona, Ini Kata Kandinkes
Klaster penyebaran Covid-19 di perkantoran kembali muncul di Kabupaten Indramayu.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Klaster penyebaran Covid-19 di perkantoran kembali muncul di Kabupaten Indramayu.
Kali ini, klaster terjadi di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu. Sebanyak 8 orang dinyatakan positif Covid-19.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, mengatakan, mereka terpapar dari sesama rekan kerja yang sudah lebih dahulu terkonfirmasi Covid-19.
"Delapan orang tersebut merupakan kontak erat pasien terkonfirmasi sebelumnya di Dinkes," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (15/11/2020).
Deden Bonni Koswara yang sekaligus Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu mengatakan, pasca-terkonfirmasinya karyawan tersebut, semua karyawan di instansi yang dipimpinnya itu lalu di-tracing.
Hasilnya, ada sebanyak delapan orang positif Covid-19 berdasarkan tes usap yang keluar pada 13 November 2020.
Baca juga: RUU Minuman Beralkohol Diharapkan Batasi Penjualan Minuman Beralkohol
Kini, kedelapan pasien menjalani isolasi mandiri sampai rumah sakit rujukan siap.
Sedangkan kontak erat masih dilakukan pendataan.
Dinkes Kabupaten Indramayu diketahui menjadi garda terdepan dalam menanggulangi wabah Covid-19.
Walau banyak karyawan yang terpapar, disampaikan Deden Bonni Koswara, tidak sampai menganggu kinerja instansi yang dipimpinnya itu untuk menanggulangi Covid-19.
Dalam hal ini, ia mengatakan, sudah sebulan terakhir, pihaknya memberlakukan work from home sebesar 50 persen dan berlaku sampai sekarang.
Untuk menanggulangi Covid-19, Dinkes Kabupaten Indramayu melakukan sejumlah skenario. Satu di antaranya dengan melakukan back up dari masing-masing bidang.
Hingga kini, Deden Bonni Koswara mengatakan, masih menunggu hasil swab dari karyawan lainnya yang belum keluar.
Baca juga: Link Live Streaming MotoGP Valencia Mulai Pukul 20.00 WIB, Morbidelli Pole Joan Mir Tercecer
"Kita swab teman-teman yang lain, kita tunggu. Senin kalau sudah ada hasilnya mereka akan masuk yang negatif-nya," ujar dia.
Sebelumnya, klaster perkantoran juga muncul di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu, ada 10 orang positif Covid-19.
Deden Bonni Koswara mengakui, kondisi interaksi dalam satu tempat secara bersamaan membuat potensi tersebarnya Covid-19 sangat rentan terjadi di lingkungan perkantoran.
Di Kabupaten Indramayu sendiri, klaster perkantoran menjadi penyumbang pasien terbanyak kedua setelah klaster keluarga.
"Klaster kantor ini memang merupakan klaster yang harus diwaspadai," ujar dia.
Adapun untuk penambahan kasus pada Sabtu kemarin, secara keseluruhan ada sebanyak 26 orang positif Covid-19 dalam sehari.
Selain 8 karyawan Dinkes Kabupaten Indramayu, penambahan kasus juga disumbang oleh wiraswasta sebanyak sembilan orang, ibu rumah tangga empat orang, karyawan RS Sentra Medika dua orang, karyawan KPU satu orang, pelajar satu orang, dan balita satu orang.
Mereka tersebar di sebanyak 14 kecamatan, yakni Kecamatan Kandanghaur enam orang, Kecamatan Indramayu lima orang, Kecamatan Lelea tiga orang, Kecamatan Juntinyuat dua orang.
Baca juga: 9 Ruas Jalan Tol dengan Nilai Rp 142 Triliun Akan Dilelang, Panjangnya 350 Kilometer, Ini Daftarnya
Kecamatan Gabus Wetan, Kecamatan Lohbener, Kecamatan Sliyeg, Kecamatan Patrol, Kecamatan Arahan, Kecamatan Jatibarang, Kecamatan Sindang, Kecamatan Karangampel, Kecamatan Widasari, dan Kecamatan Pasekan dengan masing-masing satu orang.
"Adanya penambahan ini, total kasus di Indramayu sampai saat ini mencapai 490 orang," ujar dia. (*)