HATI-HATI, Cepat Tinggalkan 4 Kebiasaan Ini, Bisa Picu Kanker
Kebiasaan-kebiasaanyang terlihat tidak berbahaya juga dapat memicu hadirnya kanker.
TRIBUNJABAR.ID - Sebagian penyakit yang diidap seseorang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat.
Penyakit yang disebabkan gaya hidup pun beragam, mulai dari penyakit ringan, hingga yang mematikan seperti kanker.
Kebiasaan-kebiasaanyang terlihat tidak berbahaya juga dapat memicu hadirnya kanker.
Dilansir Kompas.com dari CNBC, 20 Mei 2016, sebuah riset dari tim Harvard Medical School menghitung bahwa 20-40 persen kasus kanker dan setengah kematian akibat kanker dapat dicegah dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan tertentu.
Baca juga: Angka Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial di Indramayu Tercatat Sebanyak 22.465 Orang
1. Merokok
Melansir Nature, merokok masih menjadi faktor penyebab sepertiga dari seluruh kasus kematian kanker.
Menggunakan segala jenis tembakau dapat memicu kondisi yang semakin parah pada kanker.
Merokok telah dihubungkan dengan berbagai jenis kanker, mulai dari kanker paru-paru, mulut, tenggorokan, laring, pankreas, kandung kemih, leher rahim, hingga ginjal.
Menghindari penggunaan tembakau adalah hal yang penting dalam mencegah kanker.
2. Makan terlalu banyak
Banyak studi dalam beberapa tahun ini yang meneliti dampak faktor makanan pada risiko kanker.
Seberapa banyak makanan yang dikonsumsi sama pentingnya dengan jenis makanan apa yang dikonsumsi.
Namun demikian, terlalu banyak makan mungkin perlu lebih diperhatikan dari pada pemilihan makanan.
Pasalnya, dalam sebuah studi yang melibatkan 900.000 orang dewasa selama 16 tahun menunjukkan bahwa ada asosiasi antara indeks massa tubuh dan tingkat kematian yang lebih tinggi akibat kanker tertentu.
Baca juga: Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Tertinggi se-Asia Tenggara, Lebih Tinggi dari Rata-rata Dunia
3. Mengonsumsi daging olahan secara berlebih
Melansir laman cancer.org.au, bukti yang ada menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi daging olahan secara berlebihan dengan risiko kanker.
International Agency for Research on Cancer menemukan bahwa konsumsi berlebih pada daging olahan menjadi penyebab kanker usus.
Para ahli pun menyimpulkan, dalam jangka panjang, mengonsumsi 50 gram porsi daging olahan setiap harinya dapat meningkatkan risiko kanker usus sebesar 18 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/diet_20180406_163606.jpg)