Rabu, 15 April 2026

Direksi PDAM Sumedang yang Baru Diminta Tidak Angkat Karyawan Baru dan Harus Efesiensi Anggaran

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, sudah menginstruksikan kedua direksi tersebut tidak boleh mengangkat karyawan yang baru

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Direksi PDAM Sumedang yang baru saat dilantik Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dua orang akhirnya terpilih menjadi Direksi Perumda Air Minum Tirta Medal atau PDAM Kabupaten Sumedang periode 2020-2025 setelah sebelum mereka mengikuti seleksi terbuka yang diikuti oleh tujuh peserta.

Kedua orang tersebut merupakan peserta dari internal PDAM yakni, Rd Mochammad Taufik Suryakusumah sebagai Direktur Utama (Dirut) dan Deni Rochendi terpilih sebagai Direktur Teknik (Dirtek).

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, sudah menginstruksikan kedua direksi tersebut tidak boleh mengangkat karyawan yang baru, apalagi jika kondisi perusahaan sudah overload atau melebihi jumlah karyawannya.

"Saya tegaskan lagi, ketika direksi baru menghadap saya tidak boleh ada pengangkatan karyawan karena sekarang sudah lebih dari ketentuan yang ada," ujarnya seusai melantin Direksi PDAM di Gedung Negara, Selasa (3/11/2020).

Pihaknya juga memastikan, selama dirinya menjabat sebagai Bupati Sumedang hingga saat ini tidak ada rekrutmen karyawan PDAM, kecuali seleksi untuk dua posisi Direktur Utama dan Direktur Teknik.

Selain itu, kata Dony, ketika ada karyawan yang pensiun, direksi PDAM juga tidak melakukan penambahan karena dalan aturan, satu karyawan harus berbanding dengan jumlah saluran langganan.

"Sekarang ada recovery, sedang dipulihkan terus. Nanti tugas mereka menstabilkan kembali kondisi PDAM, pokonya keluhan masyarakat atasi dengan program kerja dengan kinerja terbaik," ucap Dony.

Saat disinggung, masalah utang PDAM yang sudah membekak, pihaknya sudah menginstruksikan harus ada efesiansi anggaran, artinya penerimaan atau pendapatan harus lebih besar dari pengeluaran.

"Saya sudah meminta karyawan PDAM harus menjaga efesiensi (anggaran), sudah ada tunjangan yang dihilangkan untuk mempertahankan PDAM dan karyawannya pun memahami itu," katanya.

Menurutnya, potensi PDAM potensinya sangat besar, dan pihaknya optimis dibawah kepimpinan direksi yang baru ini, PDAM akan bisa menjalankan tugas dengan baik.

"Masalah keuangan sudah untung kembali dan sudah bisa membayar kewajiban karyawan tepat waktu, yang jelas sudah ada progres dari sisi keuangan," ujar Dony.

Baca juga: Kisah Mencekam, Saat Dua Warga Dibacok dan Dipukuli Geng Motor di Sumedang, Salah Sasaran

Baca juga: Melawan Saat Dihakimi Massa, Begini Kondisi Anggota Geng Motor di Sumedang yang Aniaya Warga

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved