Asumsi Terburuk, 408 Wisatawan yang Masuk Jawa Barat di Masa Libur Panjang Positif Covid-19
Ribuan wisatawan menjalani rapid test dan swab test saat mengunjungi tempat wisata di 15 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ribuan wisatawan menjalani rapid test dan swab test saat mengunjungi tempat wisata di 15 kabupaten/kota di Jawa Barat selama libur panjang pada pekan lalu.
"Untuk rapid test dilakukan pada 14 ribu orang dan yang reaktif ada 408 wisatawan yang memanfaatkan momen liburan pada libur panjang," ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (2/11/2020).
Libur panjang sejak Rabu (28/10/2020) hingga Minggu (1/11/2020) bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad dan cuti bersama.
Ia mengatakan, terhadap hasil reaktif, ditindaklanjuti dengan swab test.
"Swab-nya masih antre. Swab normal belum ada hasil tapi situasi asumsi terburuk, sebanyak itu yang positif Covid-19. Tapi dari pengalaman sebelumnya, 100 persen reaktif setelah swab," ucap Emil, sapaan Ridwan Kamil.
Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jabar, Berli Hamdani, menambahkan, terhadap wisatawan yang reaktif, langsung diarahkan menjalani swab.
"Langsung di-swab. Swab-nya di tempat. Yang reaktif di semua destinasi wisata yang paling ramai, itu kan di Puncak, Bogor kemudian di Pangandaran dan di tempat-tempat terakumulasinya massa. Termasuk di Sukabumi, Cianjur dan Bogor," ucap Berli pada waktu yang sama.
Terhadap yang reaktif, pihaknya juga melakukan penelusuran terhadap kontak erat. Dari 408 yang reaktif, kebanyakan dari luar Jabar.
"Kami lakukan penyelidikan epidemolog dengan menggunakan Google Form. Jadi tracing-nya dilakukan. Jadi kebanyakan yang reaktif dari luar Jabar. Jakarta sudah pasti ya karena memang paling banyak terutama ke daerah Puncak kemarin," ucap Berli.
Gelar Rapat
Pimpinan daerah di Jabar menggelar rapat koordinasi penanganan Covid-19.
Selain gubernur, ada Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriady; Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, DPRD Jabar dan perwakilan dari Kejati Jabar.
Dalam rapat koordinasi, Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid 19 memaparkan, per 1 November, kasus terkonfirmasi total sejak awal pandemi hingga saat ini mencapai 36.583.
Dari total itu, 9,580 kasus masih aktif.