Breaking News:

Pemiliknya Sudah Kabur Duluan, Polsek Indihiang Polresta Tasikmalaya Menyita Ratusan Liter Tuak

Jajaran Polsek Indihiang, Polresta Tasikmalaya, menggelar razia pekat, Sabtu (31/10) malam.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Giri
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Petugas Polsek Indihiang menemukan sekitar 600 liter tuak di rumah yang ditinggal kabur pemiliknya di Kampung Tajur, Kalurahan Panyingkiran, Kecamatan Inidhiang, Kota Tasikmalaya, Minggu (1/11) dini hari. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Jajaran Polsek Indihiang, Polresta Tasikmalaya, menggelar razia pekat, Sabtu (31/10) malam. Razia itu dilakukan untuk mengantisipasi maraknya peredaran miras pascadicabutnya pembatasan aktivitas malam hari. 

Memasuki Munggi (1/11) dini hari, petugas mendapat informasi keberadaan miras jenis tuak di Kampung Tajur, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang.

Benar saja, saat petugas melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Kampung Tajur, petugas menemukan ratusan liter miras jenis tuak siap edar.

Kapolsek Indihiang, Kompol Didik Rohim Hadi, mengatakan, pihaknya sempat kesulitan masuk rumah karena dikunci pemiliknya.

"Kami terpaksa membuka paksa pintu dan di dalam ditemukan ratusan liter tuak," kata Didik.

Baca juga: WASPADA, Ini Daftar Wilayah Jabodetabek yang Berpotensi Dilanda Hujan Disertai Angin Kencang

Baca juga: Bukan Kebutuhan Mendesak, Perubahan Nama Perovinsi Jabar Jadi Sunda Tergantung Kajian Akademis

Tuak disimpan di dalam jeriken-jeriken besar dan puluhan bungkus plastik, ditaksir jumlahnya mencapai 600 liter.

Pemilik tuak diduga telah mengetahui rumahnya bakal dirazia.

Sebelum petugas datang, ia melarikan diri dan sebelumnya mengunci rumah. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved