Makanan Berlebih Menimbulkan Masalah Dalam Tubuh, Ini Efek yang Harus Anda Ketahui

Anda termasuk yang sering kalap kalau melihat makanan enak? Apalagi dengan variasi camilan yang begitu beragam.

Editor: Giri
tribunjabar/putri puspita
ILUSTRASI 

Kemudian, setelah makan, kadar leptin memberi tahu tubuh bahwa perut sudah penuh.

Namun, makan berlebih dapat mengganggu keseimbangan ini.

Makan makanan tinggi lemak, garam, atau gula melepaskan hormon perasaan senang seperti dopamin, yang mengaktifkan pusat kesenangan di otak.

Seiring berjalannya waktu, tubuh mungkin akan mengasosiasikan sensasi kenikmatan ini dengan makanan tertentu, yang cenderung tinggi lemak dan kalori.

Proses ini pada akhirnya dapat mengesampingkan regulasi rasa lapar normal dan mendorong kita makan untuk kesenangan alih-alih untuk mengatasi rasa lapar.

Gangguan hormon ini dapat memicu siklus makan berlebih yang terus-menerus.

Tapi, kita dapat melawan efek ini dengan membagi makanan tertentu yang membuat perasaan kita nyaman dan memakannya lebih lambat agar tubuh dapat merasakan kenyangnya.

3. Meningkatkan risiko penyakit

Makan berlebih satu kali saja tidak akan memengaruhi kesehatan jangka panjang. Namun, makan berlebih kronis dapat menyebabkan obesitas.

Pada akhirnya, kondisi ini secara konsisten terbukti dapat meningkatkan risiko penyakit.

Obesitas didefinisikan dengan indeks massa tubuh (BMI) 30 atau lebih dan merupakan salah satu faktor risiko utama untuk sindrom metabolik.

Kondisi ini meningkatkan peluang seseorang terkena penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya, seperti diabetes dan stroke.

Indikator sindrom metabolik termasuk kadar lemak yang tinggi dalam darah, tekanan darah tinggi, resistensi insulin, dan peradangan.

Resistensi insulin sendiri erat kaitannya dengan makan berlebihan kronis. Kondisi ini akan berkembang ketika kelebihan gula dalam darah mengurangi kemampuan hormon insulin untuk menyimpan gula darah di sel tubuh kita.

Jika dibiarkan tidak terkontrol, resistensi insulin dapat menyebabkan diabetes tipe 2.

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved