Virus Corona di Jabar
CURHAT Penyintas Covid-19 di Kota Bandung: Makan Tidur Enak, Justru Dibebani Stigma Masyarakat
Dibaca. Pemilik ponsel itu, Bagus Ahmad Rizaldi (24), kaget. Isi pesan di ponselnya menyebutkan dia positif terpapar virus corona.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
PADA suatu sore di akhir pekan pertama September 2020, ponselnya berdering.
Dibaca. Pemilik ponsel itu, Bagus Ahmad Rizaldi (24), kaget. Isi pesan di ponselnya menyebutkan dia positif terpapar virus corona.
Ingatannya memutar pada sebuah pengalaman 14 hari sebelum dia mendapat kabar tersebut.
Saat itu, Bagus, berkemah dengan sejumlah temannya.
Sepulang kemah, Bagus mendapat kabar bahwa temannya saat berkemah terpapar virus corona.
Bagus, warga Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, itu kemudian menjalani swab test.
Hasilnya keluar pada awal September.
Hasilnya, ia mendapat kabar via pesan WhatsApp: positif!
Baca juga: Melihat Desa Kreatif Lawan Virus Corona di Majalengka, Air Rebusan Sirih Pengganti Hand Sanitizer
"Akhirnya cerita ke orang tua. Orang tua sempat terpukul dan panik. Saya berusaha yakinkan kedua orang tua saya hingga bisa menerima," ujar Bagus saat ditemui di Jalan Jawa, Kota Bandung, Kamis (29/10/2020).
Sejak saat itu, ia menjalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Selama 14 hari itu, dia menghabiskan waktu di kamar.
Kebutuhan makan diantar ke kamar oleh orang tuanya.
"Makan pakai kertas nasi, sendok dan air minum dalam kemasan, dalam gelas. Setelah makan sendok dibersihkan. Keluar kamar kalau ke toilet, pakai sandal dan selalu cuci tangan. Obat yang dimakan paling vitamin C saja. Selebihnya jenuh, sih," ucap dia.
Selama terpapar virus corona, Bagus sama sekali tak merasakan gejala gangguan kesehatan seperti sesak napas hingga demam.
"Sama sekali enggak ada gejala. Tidur sampai makan masih enak dan nikmat. Saya isolasi di rumah, di kamar. Kadang-kadang suka merasa khawatir saya tiba-tiba sesak napas. Tapi sampai akhirnya saya sembuh, tidak ada sesak napas, tidak ada demam. Sama sekali tidak ada gejala," ucap Bagus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19__.jpg)