Breaking News:

Bank Syariah Mandiri, BNI, dan BRI Resmi Merger, Berapa Total Asetnya?

Setelah bergabung kira-kira berapa aset total bank syariah hasil merger tersebut?

istimewa
ilustrasi merger bank syariah 

Investor baru bertindak sebagai pembeli siaga dalam rights issue tersebut.

Dengan begitu, melalui backdoor listing, perusahaan tertutup seperti Bank Mandiri Syariah bisa menguasai perusahaan terbuka (BRISyariah/BRIs) tanpa harus memenuhi syarat penawaran umum perdana saham alias IPO.

Kelak hasil penggabungan bank-bank syariah ini, Bank Mandiri akan menjadi pemegang terbesar bank yang salah satu alternatif namanya adalah Bank Amanah.

Kepemilikan Bank Mandiri atas Bank Amanah ini akan mencapai lebih dari 51%, kemudian disusul kepemilikan Bank BRI serta BNI.

Dalam proses penggabungan ini, Kementerian BUMN menunjuk Direktur Utama Mandiri Syariah Tony Eko Boy Subari sebagai Ketua Merger Bank Syariah BUMN.

Tony akan menjadi komando atas tim yang terbagi atas delapan bagian yakni:

- Branding & Comm dengan ketua  Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo dengan anggotra Ivan Ally (BSM), Bambang Sutrisno (BNIS), Pramita Andini (BRIS).

- Tim  kedua yakni Accounting &Finance akan diketuai Direktur BSM Ade Cahyo Nugroho dan Sutrisno Mukayan (BRIS) sebagai wakil serta anggota Piyo Hartono (BSM), Misbahul Moenir (BNIS), Catur M. Wibowo (BRIS).

- Tim ketiga produk akan dipimpin Direktur BRIS Fidry Armaldy dengan anggota Praka M (BSM), Rizka Hermieati (BNIS) Wisnu Cahyo (BRIS).

- Tim keempat yakni distribution dengan Direktur Utama BRIsyariah Ngatari menjadi ketua tim dengan wakiln Iwan Abdi (BNIS) dan anggota Sylvia Aziz (BSM), Adjar Djatnika (BNIS), Satya Rahadian (BRIS).

- Tim kelima yakni tecnology dan oprasional dengan Achmad Syafii (BSM) menjadi ketua dan wakilnya Fahmi Subandi (BRIS) dan anggota Bayu Iskandar (BSM), Mirza Manthovani (BNIS), Dwinanda Nugroho (BRIS).

- Keenam tim HR and Culture dengan Ketua Anton Sukarna (BSM) dan wakilnya Andrianto Daru (BNIS) yang beranggotakan Rosma Handayani (BSM), Andrianto Daru (BNIS), Tri Budi Tjahyoni (BRIS).

- Tim ketujuh risk and credit yang dipimpin Kokok Alun Akbar (direktur BRIS) dan wakilnya Babas Bastaman (Direktur BNIS) derta Tiwul Widyastuti (BSM). Mereka akan dibantu dengan anggotanya Asnah Faekhah (BSM), Daryanto Tri (BNIS), Ferrt Ardiyansyah (BRIS).

- Tim ke delapan adalah Treasury dengan ketua Wahyu Avianto (Direktur BNIS) dan wakil ketua Ahmad Safrizal (BSM). Tim ini beranggotakan Aldi Rahardika (BSM), Sunarto (BNIS), dan Budi Kurniawan (BRIS).

Jika merujuk rencana, timakan segera memulai perencanaan intergrasi. Strategi awal yang disiapkan adalah menyusun dan menuntaskan rencana bisnis bank yang akan diserahkan pada November nanti.

Yang pasti, merger ketiga bank BUMN syariah akan membuat aset bank hasil merger menggendut.

Berdasarkan nilai aset Juni 2020, total aset ketiga bank ini,  minus aset unit usaha syariah PT Bank Tabungan Negara mencapai Rp 214,78 triliun.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Resmi Bank Syariah BRI, BNI dan Mandiri Merger, Aset Mencapai Rp 245 Triliun

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul Dirut BSM Tony Eko Boy Subari jadi ketua merger bank BUMN syariah, ini anggota timnya

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved