Bank Syariah Mandiri, BNI, dan BRI Resmi Merger, Berapa Total Asetnya?
Setelah bergabung kira-kira berapa aset total bank syariah hasil merger tersebut?
Sementara dari segi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) empat entitas tersebut tercatat menghimpun DPK senilai Rp 204,82 triliun atau setara 48,98% dari total perbankan syariah senilai Rp 418,15 triliun.
Mandiri Syariah kembali punya kontribusi paling besar senilai Rp 101,76 triliun.
Diikuti BNI Syariah Rp 43,64 triliun, kemudian BRI Syariah Rp 38,59 triliun, dan UUS BTN Rp 20,80 triliun.
Sebagai catatan, nilai aset, pembiayaan dan DPK tersebut masih dapat melonjak tinggi lagi.
Ini terkait ketentuan pelimpahan aset bank pelat merah kepada entitas bank syariahnya di Provinsi Aceh guna memenuhi ketentuan Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS).
Beleid syariah tersebut mewajibkan pada 2022, seluruh lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh mesti berprinsip syariah, makanya para bank pelat merah bakal mengalihkan aset-asetnya ke entitas anak bank syariahnya.
“Konversi aset BRI ke BRI Syariah di Aceh kini sudah mencapai 74%, sementara pembiayaan sudah selesai dikonversi. Ini juga bisa meningkatkan nilai tambah BRI Syariah sekaligus mendorong rencana merger bank syariah BUMN,” ungkap Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto kepada Kontan.co.id akhir September lalu.
Dirut BSM Tony Eko Boy Subari jadi ketua merger bank BUMN syariah, ini anggota timnya
Selangkah lagi bank-bank syariah milik negara akan merger.
Ada tiga bank syariah yang bakal merger yakni PT Bank Mandiri Syariah, PT BNI Syariah (BNIS), serta PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS).
Jika sesuai rencana, Selasa (13/10/2020) ini, para pemilik bank-bank syariah ini yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) serta PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) akan menandatangani conditional merger agreement atas rencana penggabungan itu.
“Proses merger ini akan kelar pada Februari 2021 nanti,” ujar sumber Kontan yang mengetahui rencana merger ini.
Dari tiga bank syariah milik negara dengan status perseroan terbatas, salah satunya adalah perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS).
Makanya, skema backdoor listing menjadi pilihan.
Dalam merger bank-bank syariah BUMN, skema backdoor listing menjadi strategi bagi Bank Syariah Mandiri masuk mengakuisisi BRIS dan BNI syariah.
Aksi ini umumnya disusul dengan penawaran umum terbatas atau rights issue.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-merger-bank-syariah.jpg)