Breaking News:

Uji Coba KBM Tatap Muka di Dua SMA di Sumedang Diperpanjang Dua Pekan

Uji coba Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di SMA Al-Mustofa di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang

tribunjabar/hilman kamaludin
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Uji coba Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di SMA Al-Mustofa di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang akan diperpanjang selama dua pekan mulai minggu depan.

Hal tersebut karena berdasarkan hasil uji coba beberapa hari yang lalu SMA Al-Mustofa dan SMAN Tanjungkerta sudah layak untuk menggelar KBM tatap muka, terutama dalam hal menerapkan protokol kesehatan.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi, uji coba KBM tatap muka di SMA Al-Mustofa sudah berjalan dengan baik, sehingga uji cobanya langsung diperpanjang.

"Hasil uji coba kemarin sudah sangat bagus, sarana dan prasarananya sudah siap dan hasil simulasi juga sudah lancar," ujarnya saat ditemui di Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jumat (9/10/2020).

200 Orang Ditangkap di Kota Bandung, Mahasiswa, Pelajar, hingga Murid SD, Ini Alasan Ikut Demo

Dony mengatakan, mulai Senin depan KBM tatap muka itu akam di mulai di SMA Al-Mustofa selama dua pekan, kemudian setelah itu dilanjutkan di SMAN Tanjungkerta.

"Karena di sana boarding ya, berada di satu tempat. Kemudian setelah dua minggu, dilaksanakan di SMA Tanjungkerta," katanya.

Perpanjangan uji coba KBM tatap muka tersebut, kata Dony, berdasarkan hasil rapat dan evaluasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang beberapa waktu lalu.

"Berdasarkan hasil rapat dengan gugus tugas, KBM tatap muka di SMA Al-Mustofa mulai digelar lagi," ucap Dony.

Dony memastikan, semua penerapan protokol kesehatan di dua sekolah tersebut sudah disiapkan dengan baik, seperti menyediakan tempat cuci tangan, jaga jarak, dan penggunaan face shield.

Selain itu, kata Dony, jumlah siswa yang akan melaksanakan uji coba KBM tatap muka dibatasi 50 persen, sedangkan untuk sisanya mengikuti KBM via aplikasi zoom di rumahnya masing-masing.

Aktivitas Warga di Kota Cirebon Dibatasi, Ini Aturan Lengkap ,Mana yang Boleh Mana yang Tidak Boleh

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved