Breaking News:

Isi Surat Terbuka Menaker Ida Fauziyah bagi Buruh yang Ingin Mogok Kerja Nasional

menulis surat terbuka bagi serikat pekerja atau buruh yang berencana melakukan mogok kerja nasional

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Tribun Jabar/Syarif Abdussalam
Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, di Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jabar, Minggu (9/8). 

TRIBUNJABAR.ID - Berbagai serikat pekerja atau buruh berencana menggelar mogok kerja nasional mulai Selasa (6/10/2020) hingga Kamis (8/10/2020).

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pun menulis surat terbuka bagi serikat pekerja atau buruh yang berencana melakukan mogok kerja nasional.

Undang-Undang Cipta Kerja, Pekerja Kena PHK Dapat Uang Tunai dan Pelatihan Berupa Program JKP

Konfederasi Serikat Pekerja Tetap Akan Mogok Kerja Nasional Karena Sesuai UU No 9 Tahun 1998

Dia mengatakan aspirasi serikat pekerja/buruh telah dia terima dan pahami sejak awal tahun ini.

Menurut Ida, selama ini pihaknya telah mencari titik keseimbangan terkait Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang kini berubah menjadi undang-undang (UU).

Meski dia memahami, pada akhirnya Omnibus Law UU Ciptaker telah disahkan pada hari ini melalui Rapat Sidang Paripurna di Gedung DPR RI.

Berikut pesan terbuka Menaker kepada serikat pekerja/buruh:

Kepada teman-teman serikat pekerja/serikat buruh

"Sejak awal 2020 kita telah mulai berdialog tentang RUU Cipta Kerja, baik secara formal melalui lembaga Tripartit, maupun secara informal. Aspirasi kalian sudah kami dengar, sudah kami pahami.

Sedapat mungkin aspirasi ini kami sertakan menjadi bagian dari RUU ini. Pada saat yang sama kami juga menerima aspirasi dari berbagai kalangan."

"Saya berupaya mencari titik keseimbangan antara melindungi yang telah bekerja dan memberi kesempatan kerja pada jutaan orang yang masih menganggur, yang tak punya penghasilan dan kebanggaan.

Halaman
123
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved