Bulog Jamin Tak Ada Biji Plastik dalam Beras Bantuan Sosial di Indramayu, ''Ini Betul Beras Asli''
Beras bantuan pemerintah yang bercampur biji plastik ditemukan di sejumlah wilayah. Hal tersebut
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Beras bantuan pemerintah yang bercampur biji plastik ditemukan di sejumlah wilayah. Hal tersebut membuat masyarakat resah dan khawatir.
Meski demikian, Kepala Perum Bulog Cabang Indramayu, Dadan Irawan memastikan beras yang menjadi bantuan dari pemerintah untuk masyarakat di Kabupaten Indramayu adalah beras asli.
"Kami menggunakan beras dari gudang kami sendiri, artinya insya Allah kami jamin tidak ada beras plastik atau apapun itu istilahnya, ini betul-betul beras asli," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (1/10/2020).
Dadan Irawan mengatakan, beras yang disalurkan pemerintah khususnya program Bantuan Sosial Beras penyalurannya menggunakan stok beras dari gudang milik Perum Bulog.
• Kasus Beras Tak Layak Konsumsi, Komisi D DPRD Ciamis Segera Gelar Rapat Gabungan
Dalam hal ini, seluruh beras yang ada di gudang Bulog sudah melalui analisa terlebih dahulu saat proses penyerapan dari petani.
Seperti diketahui, program Bantuan Sosial Beras dari Kemensos berlangsung mulai Agustus sampai Oktober 2020.
Ada sebanyak 83.668 keluarga penerima manfaat (KPM) yang bakal menerima bantuan.
Mereka sebelumnya sudah didata oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indramayu, KPM yang menerima bantuan ini adalah masyarakat yang masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH).
"Kami jamin tidak ada peristiwa seperti itu, insya Allah di Indramayu aman," ujarnya.
• Dede Yusuf : Jika Liga Indonesia Ditunda, Seharusnya Pilkada juga Ditunda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bulog-jamin-tak-ada-biji-plastik-dalam-beras-bantuan-sosial-di-indramayu.jpg)