Jumat, 8 Mei 2026

Sekda Ciamis: Tenaga Kesehatan Harus Adaptif Hadapi Era Digital

Perkembangan teknologi kesehatan yang melaju pesat menuntut tenaga kesehatan untuk terus beradaptasi dengan era digital.

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa
INGATKAN NAKES - Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi foto bersama setelah membuka Seminar Internasional STIKes Muhammadiyah Ciamis, Kamis (7/5/2026). Di hadapan ratusan peserta seminar, ia mengingatkan pentingnya tenaga kesehatan untuk terus beradaptasi dengan transformasi digital agar tidak tertinggal perkembangan zaman. 

Ringkasan Berita:
  • Sekda Ciamis minta tenaga kesehatan adaptif menghadapi transformasi digital.
  • Teknologi kesehatan dinilai jadi peluang meningkatkan kualitas layanan masyarakat.
  • Seminar internasional STIKes bahas kolaborasi dan inovasi kesehatan digital.

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Perkembangan teknologi kesehatan yang melaju pesat menuntut tenaga kesehatan untuk terus beradaptasi dengan era digital.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, mengingatkan tenaga medis agar tidak tertinggal perubahan zaman dan mampu memanfaatkan teknologi demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka seminar internasional yang digelar BEM STIKes Muhammadiyah Ciamis di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan itu mengusung tema “Transformasi Teknologi Kesehatan: Optimalisasi Kapabilitas Tenaga Kesehatan dan Aksesibilitas sebagai Peluang di Era Digital”.

Baca juga: Derita Petani di Ciamis Selatan: Krisis Air saat Musim Kemarau, Kebanjiran di Musim Hujan

Menurut Andang, kemajuan teknologi kesehatan saat ini menjadi sebuah keniscayaan yang harus dihadapi bersama oleh seluruh tenaga kesehatan.

“Perkembangan teknologi kesehatan terus bergerak cepat. Karena itu tenaga kesehatan harus mampu beradaptasi agar tidak tertinggal,” ujarnya.

Ia menilai, transformasi digital bukan hanya menjadi tantangan, tetapi juga peluang besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Karena itu, kemampuan sumber daya manusia di bidang kesehatan harus terus ditingkatkan seiring berkembangnya inovasi teknologi di tingkat global.

“Tenaga kesehatan harus bisa memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.

Selain itu, Andang juga menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, praktisi, pemerintah hingga berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan teknologi kesehatan yang aplikatif dan berkelanjutan.

Menurutnya, seminar internasional tersebut menjadi ruang strategis untuk saling bertukar gagasan dan pengalaman menghadapi tantangan dunia kesehatan di masa depan.

“Diharapkan lahir ide dan solusi strategis dalam mengoptimalkan aksesibilitas serta kapabilitas tenaga kesehatan di era digital,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis, Nurhidayat mengatakan seminar internasional tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa di luar kegiatan formal perkuliahan.

Ia menyebut organisasi mahasiswa juga memiliki peran penting dalam menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa melalui berbagai kegiatan akademik.

“Ilmu di bidang kesehatan terus berkembang. Karena itu kita harus mampu mengikuti perkembangan yang terjadi agar tidak tertinggal,” katanya.(*)

 

Baca berita artikel Tribunjabar.id lainnya di Google News.

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved