Rabu, 3 Juni 2026

Kista Bisa Dideteksi Dari Darah Haid atau Mesntruasi, Begini Penjelasannya

Penelitian pada pasien muda yang menderita kista atau endometriosis, ternyata di darah haidnya itu ada serabut saraf,

Tayang:
Editor: Siti Fatimah
metagirly.com
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Haid atau menstruasi adalah sesuatu hal alamiah yang dialami oleh seorang wanita.

Setiap wanita juga memiliki periode menstruasi yang berbeda setiap bulannya.

Termasuk gejala menstruasi , volume darah yang keluar hingga warna darah juga biasanya tidak selalu sama.

Dikutip TribunJabar.Id dari Grid,Id, berdasarkan riset yang dikembangkan peneliti dari Universitas Indonesia, dari darah haid itu ternyata bisa mengungkap penyakit wanita.

“Dari darah haid banyak hal yang bisa dideteksi. Penelitian kita pada pasien muda yang menderita kista atau endometriosis, ternyata di darah haidnya itu ada serabut saraf,” ungkap  spesialis kebidanan dan kandungan dr. Budi Wiweko, SpOG dikutip dari nakita.grid.id (16/12/2015)

Jahe Bermanfaat Cegah Penyakit Jantung hingga Redakan Nyeri Haid, Begini Cara Mengolahnya

Wiweko menjelaskan, adanya serabut saraf pada darah haid itulah yang menyebabkan seorang wanita merasa nyeri saat haid.

Penelitian ini pernah dilakukan pada pasien muda yang datang ke unit pelayanan teknologi reproduksi di Klinik Yasmin, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kencana, Jakarta.

Dalam studi tersebut peneliti mengumpulkan pembalut wanita dan mengambil sampel darahnya.

Tak lebih dari seminggu, hasil dari laboratorium pun sudah bisa diketahui.

“Penelitian ini sangat bermanfaat karena bisa dikerjakan pada perempuan belum menikah,” kata Iko.

Iko mengatakan, endometriosis atau kista cokelat dapat ditemukan pada wanita yang telah memasuki masa pubertas atau sejak usia 12 tahun.

Viral Perempuan Sumedang Melahirkan Padahal Haid Masih Rutin, Ini Penjelasan Medisnya

 Menurut Iko, adanya endometriosis sangat dipengaruhi oleh hormon wanita.

Untuk diketahui, endometriosis adalah penyakit pada sistem reproduksi wanita.

Kondisi ini dapat menyebabkan jaringan dari lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rongga rahim.

Endometriosis terjadi saat jaringan endometrium tumbuh di luar rahim.

Jika seorang wanita mengidap endometriosis, jaringan tersebut juga mengalami proses penebalan dan luruh, yang sama dengan siklus menstruasi.

Namun, darah tersebut akhirnya mengendap dan tidak bisa keluar karena terletak di luar rahim sehingga dapat mengiritasi jaringan di sekitarnya.

Haid Tidak Teratur? Mungkin Ini Penyebabnya, Ada Solusi Pakai Bahan-bahan Alami

Terdapat beberapa faktor yang meningkatkan seseorang bisa mengidap endometriosis, yaitu risiko meningkat jika ada anggota keluarga yang mengidap endometriosis, tidak pernah melahirkan, dan kondisi medis yang menyebabkan darah menstruasi terhambat untuk keluar dari tubuh.

Bisa juga karena memiliki gangguan pada sistem imun, adanya kelainan pada rahim, mengalami menstruasi pertama sebelum berusia 12 tahun, dan agina, leher rahim, atau rahim memiliki bentuk abnormal yang membuat mentruasi bisa terhambat.

Secara pasti, penyebab endometriosis belum diketahhui. Namun, salah satu faktor risiko yang memicu timbulnya endometriosis adalah tingginya hormon estrogen.

Selain itu, ada beberapa faktor risiko selain estrogen yang diduga sebagai pemicunya, yaitu faktor keturunan, sistem kekebalan tubuh, faktor adaptasi sel sesuai lingkungan organnya, dan faktor paparan lingkungan.

Artikel ini telah tayang di GridHealth.id dengan judul “Fakta, Darah Haid Dapat Mengungkapkan Adanya Kista Pada Wanita”

Sumber: Grid.ID
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved