BPSDM Jabar Terpercaya untuk Aparatur Sipil Negara Jawa Barat Juara
BPSDM Jabar menargetkan 90 persen dari sekitar 36 ribuan ASN di Jawa Barat sudah berkompetensi dengan adanya sertifikasi pelatihan
Penulis: Agung Yulianto Wibowo | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Menurut Kepala BPSDM Jabar Dicky Saromi, dari hasil pemetaan Corpu, ada sejumlah tantangan, seperti supply dan demmand ASN.
Sebanyak 47 persen ASN di Jabar belum berkompetensi, dan 45 persen di antaranya memiliki klasifikasi di bawah S1.
"Kami akan mencoba bagaimana agar ASN sesuai dengan demmand yang ada, di antaranya merekrut tenaga baru atau memberdayakan yang ada," kata Dicky.
BPSDM Jabar pun sudah memiliki standard operational procedure (SOP) untuk merekrut widya iswara atau pengajar.
Tantangan lain adalah koordinasi dan sinergitas dengan kabupaten dan kota di Jabar.
Apalagi kota dan kabupaten memiliki permasalahan ASN yang sama.
Peran BPSDM Jabar Menghadapi Covid-19
BPSDM Jabar adalah organisasi perangkat daerah (OPD) pertama yang memunculkan dan menerapkan SOP protokol kesehatan dalam aktivitas kantor.
Apalagi sebagian lingkungan BPSDM Jabar digunakan sebagai tempat isolasi mandiri pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.
"Bagaimanapun aktivitas tetap jalan. Jadi sangat ketat. Ruang yang dipakai isolasi mandiri dengan aktivitas BPSDM sudah dibedakan dan seperti ada sekat," ujar Kepala BPSDM Jabar Dicky Saromi.
Dalam masa pandemi Covid-19 ini, BPSDM Jabar juga melakukan program sosial, yaitu menyediakan ruang dengan akses Wifi secara gratis.
Ruangan ini bisa dimanfaatkan para pelajar SD, SMP, dan SMP untuk belajar secara online.
"Silakan mendaftar bagi pelajar yang tinggal di sekitar kantor BPSDM Jabar. Akses internetnya sudah bagus. Kapasitas 10 orang, tentu sesuai protokol kesehatan," ucap Dicky.
Selama pandemi ini, BPSDM Jabar juga sudah melatih guru tingkat SMA, SMK, dan SLB untuk mengisi pembelajaran secara jarak jauh. (agung yulianto wibowo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kepala-bpsdm-jabar-dicky-saromi-1.jpg)