Breaking News:

Buaya Sepanjang 2 Meter Peliharaan Warga yang Kabur di Indramayu Dievakuasi BKSDA Cirebon

Buaya peliharaan milik warga di Desa Kedungwungu, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu akhirnya dievakuasi Resor Balai Konservasi Sumber Daya Alam

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Dedy Herdiana
tribunjabar/handika rahman
Buaya Panjang 2 Meter yang Kabur Itu, Sudah Dievakuasi BKSDA Cirebon 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Buaya peliharaan milik warga di Desa Kedungwungu, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu akhirnya dievakuasi Resor Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) Cirebon, Minggu (20/9/2020).

Buaya muara tersebut awalnya ditangkap petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu karena meresahkan warga pada Sabtu 19 September 2020 kemarin.

Hewan yang memiliki nama latin Crocodylus itu kabur dari kandangnya berupa empang terbuka karena air dari empang tersebut mengalami kekeringan.

Buaya Panjang 2 Meter yang Kabur Itu, Sudah Dievakuasi BKSDA Cirebon, Begini Penampakkannya

Kepala Resor BKSDA Cirebon, Slamet Priambada mengatakan, untuk sementara buaya tersebut akan ditempatkan di kandang transit di Kantor Resor BKSDA Cirebon.

"Tindak lanjutnya akan kita titip rawatkan kepada lembaga konservasi untuk dilakukan rehabilitasi dan bilamana dimungkinkan akan dilepas liarkan di habitan alamnya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu.

buaya lepas resahkan warga
buaya lepas resahkan warga ()

Slamet Priambada mengatakan, karena merupakan buaya peliharaan, setelah melihat ciri-ciri fisiknya reptil besar tersebut kondisinya sehat.

VIDEO-Gerobak Ditabrak Tank di Saguling Bandung Barat, Ini Nasib Haryanto Kini, Gerobak Barunya Unik

Buaya tersebut memiliki ukuran fantastis, yakni panjang 2 meter dengan bobot tubuh seberat 1 kwintal lebih, binatang itu sudah dipelihara selama 16 tahun dari sejak bayi sampai sebesar sekarang.

"Tidak ada luka di anggota tubuhnya. Satu pun gak ada, sehat dan dilihat dari postur tubuhnya, perawatannya cukup pakan saat dipelihara," ujarnya.

Meski demikian, disampaikan Slamet Priambada, sesampainya di kandang transit buaya tersebut tetap akan dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan.

"Tapi tetap akan kita periksa, itu menjadi prosedur awal yang pokok dan harus dilakukan," ujar Slamet Priambada.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved