Virus Corona di Jabar

Tangani Pasien Covid-19, Pemkot Depok Sudah Minta Tambahan Tenaga Medis

Pemkot Depok sudah meminta tambahan tenaga medis untuk menangani pasien Covid-19.

Editor: taufik ismail
Kompas.com/M Zaenuddin
Alun-alun Kota Depok. 

TRIBUNJABAR.ID, DEPOK - Lonjakan kasus positif Covid-19 terus terjadi di Indonesia, termasuk di Kota Depok.

Beberapa waktu lalu dikabarkan keterisian ruangan perawatan di Kota Depok di atas 70 persen.

Hal ini membuat Dinas Kesehatan Kota Depok pun mengajukan permintaan tambahan tenaga medis.

Pemkot Depok melalui Dinkes mengaku telah mengajukan permintaan tambahan tenaga medis ke berbagai organisasi profesi guna menghadapi lonjakan pasien Covid-19 di rumah-rumah sakit rujukan.

"Kami bekerja sama dengan organisasi profesi, meminta bantuan untuk tenaga-tenaga yang bisa dipekerjakan. Dari PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) kami minta, dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia) kami minta," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita kepada Kompas.com, Jumat (18/9/2020).

Permintaan tambahan tenaga medis ini berkaitan dengan semakin penuhnya rumah sakit rujukan Covid-19 di Depok.

Di satu sisi, Ketua Satgas Covid-19 IDI Depok Alif Noeriyanto Rahman mengatakan bahwa pihaknya butuh waktu untuk mendata dokter yang tersedia.

"Memang kami harus siapkan tenaga medis yang sebanyak mungkin ketika itu terjadi (rumah sakit penuh dan butuh menambah tempat tidur)," ujar Alif kepada Kompas.com, pekan lalu.

"Kami harus punya angka riil dokter yang bekerja di Depok ada berapa orang. Ada 3.000 dokter (di data IDI Depok), tapi itu kami tidak bisa tahu, apakah semuanya praktik di sini atau ada yang hanya tinggal di sini tetapi tidak praktik di sini. Harus kami data ulang," jelasnya.

Data hingga kemarin, keterisian 19 rumah sakit rujukan Covid-19 di Depok sudah nyaris mencapai 80 persen.

Kapasitas tempat tidur pasien Covid-19 bergejala ringan sudah terisi 153 dari 229 tempat tidur (66,81 persen).

Kapasitas tempat tidur pasien Covid-19 bergejala sedang sudah terisi 147 dari 185 tempat tidur (79,46 persen).

Kapasitas tempat tidur pasien Covid-19 bergejala berat sudah terisi 24 dari 32 tempat tidur (75 persen).

Lalu, keadaan darurat ditemui pada okupansi ICU khusus Covid-19 yang telah terisi 24 dari kapasitas 25 tempat tidur (96 persen).

Novarita mengatakan, pihaknya juga tengah meminta rumah-rumah sakit di Depok supaya segera menambah kapasitas tempat tidur penanganan pasien Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved