Bunga Ini Dipercaya Bisa untuk Kurangi Gejala Gangguan Mental, Cek Manfaat Lain Echinacea
Echinacea adalah tanaman bunga yang berasal dari daratan Amerika Utara.
Manfaat lain yang bisa diperoleh dari konsumsi obat herbal ini adalah meredakan peradangan.
Hasil penelitian University of British Columbia membuktikan bahwa berbagai bentuk peradangan dapat ditekan atau bahkan diperlambat dengan mengonsumsi ekstrak tanaman Echinacea.
Selain itu, ekstrak tanaman ini juga bermanfaat untuk mengatasi keluhan uveitis. Uveitis adalah kondisi peradangan pada mata yang menyebabkan mata menjadi merah.
Hal ini diutarakan oleh National Institute of Health melalui laporan kesehatan mengenai tanaman echinacea yang dirilisnya.
Bersifat antibakteri, antivirus, dan antijamur
Terkenal dengan sifat antimikroba-nya, echinacea mampu melawan berbagai infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, ataupun jamur.
Menurut National Institutes of Health, mengoleskan krim yang mengandung ekstrak echinacea ke kulit, bisa mengurangi risiko kambuhnya infeksi pada vagina sebesar 16%.
Ternyata, ekstrak bunga ini juga efektif meredakan nyeri pada:
Perut
Sakit kepala
Herpes
Gonore
Campak
Gigitan ular
Radang amandel
Gigi
Bisa mengatasi masalah kulit
Bicara soal masalah kulit, seperti ruam dan eksim, echinacea dikenal mampu mengatasinya. Dr. Armando González Stuart mengatakan, dalam laporannya, tanaman herbal ini bisa meremajakan kulit, serta menyembuhkan dan meredakan kondisi:
Luka
Gigitan serangga dan ular
Psoriasis
Bengkak
Melawan penyakit kanker
Penelitian Zhai Zili, dkk., menemukan fungsi echinacea dalam mencegah pembentukan sel tumor.
Kandungan phytochemical di dalamnya—yang hanya bisa ditemukan pada echinacea—merupakan agen penting dalam melawan tumor.
Karena alasan inilah, tanaman echinacea digunakan dalam pengobatan pasien kanker.
Tinggi antioksidan
Di dalam echinacea terkandung berbagai senyawa tanaman yang bertindak sebagai antioksidan yang mampu melawan kerusakan dan stres oksidatif akibat radikal bebas.
Tingginya zat antioksidan ini juga membantu menurunkan risiko penyakit kronis, termasuk diabetes dan penyakit jantung.
Beberapa antioksidan yang terdapat dalam tanaman ini adalah flavonoid, cichoric acid, dan rosmarinic acid.
Kadar antioksidan ini lebih banyak terkandung di buah dan bunganya dibandingkan daun serta akarnya.
Bunga ini pun memiliki alkamida yang bisa meningkatkan aktivitas antioksidan dengan membantu kerjanya serta memperbarui antioksidan yang fungsinya sudah menurun.
Meski tanaman ini diyakini punya beragam manfaat bagi kesehatan, efektivitasnya belum mendapatkan prosedur uji yang kuat.
Disamping itu, penelitian yang ada juga masih kontradiktif karena penggunaan sampel tanaman yang berbeda-beda spesies, termasuk Echinacea pallida, Echinacea angustifolia, dan Echinacea purpurea.
Jika Anda tertarik mengonsumsi ekstrak tanaman ini sebagai suplemen atau obat, konsultasikan terlebih dulu dengan dokter atau ahli gizi.
Konsumsi berlebihan dapat memicu timbulnya efek samping, bahkan keracunan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/greens-and-beans_20180130_130630.jpg)