Lima Orang Jadi Korban dalam Peristiwa Kebakaran Pesantren di Cianjur, Dua Tewas Tersengat Listrik

Sebanyak lima orang menjadi korban dalam kebakaran dua rumah dan Pondok Pesantren Inayatulfimriyah, Kampung Legokringgit, Desa Sukajaya, Cianjur.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Giri
ISTIMEWA
Warga mencoba memadamkan api saat membakar dua rumah dan satu pesantren di Pondok Pesantren Inayatulfimriyah, Kampung Legokringgit, Desa Sukajaya, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur, Minggu (13/9/2020) sekitar pukul 02.00 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebanyak lima orang menjadi korban dalam kebakaran dua rumah dan Pondok Pesantren Inayatulfimriyah, Kampung Legokringgit, Desa Sukajaya, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur, Minggu (13/9/2020), sekitar pukul 02.00 WIB.

Dari lima korban, dua warga tewas tersengat listrik dan tiga orang selamat.

Tiga warga yang berhasil dievakuasi adalah dua santri yang mendapat luka bakar, dan satu warga yang mengalami patah tulang.

Kepala Desa Sukajaya, Elan Heryadi, mengatakan dua korban tewas dalam kebakaran adalah Muis (25) sekretaris BPD Desa Sukajaya dan Rendy (15) pelajar kelas 3 tsanawiyah.

Daftar 6 Proyek Besar yang Jadi Fokus Jawa Barat Tahun 2021, Juga Percepat Pemulihan Dampak Covid-19

Ruang Isolasi RS untuk Pasien Covid di Jabar Masih Aman, Segini Tingkat Keterisian di Kota Bandung

"Korban meninggal kecelakaan pada saat mengambil air dari kolam. Tiba-tiba kabel listrik putus jatuh pada kolam sehingga terjadi sengatan listrik," ujar Elan melalui sambungan telepon.

Masih Mengenai Ayam Geprek, Lagi-lagi Ruben Onsu Kalah di Persidangan

Elan mengatakan, saat terjadi kebakaran warga dan santri sedang tidur. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved