Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Pikobar Cantumkan Data 459 Anak Meninggal Karena Covid-19, Kadiskominfo Jabar Sebut Salah Input

Kadiskominfo menyatakan data jumlaha anak yang meninggal pada tampilan laman Pikobar tertukar dengan jumlah kesembuhan.

TribunMedan
Ilustrasi Anak Sekolah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Setiaji, mengakui telah terjadi kekeliruan input data Covid-19 di Pikobar.

Dia menyatakan data jumlaha anak yang meninggal pada tampilan laman Pikobar tertukar dengan jumlah kesembuhan.

"Maaf, setelah kami cek ada tertukar data yang ditampilkan antara total sembuh dan meninggal," ujar Setiaji, saat dikonfirmasi via ponselnya, di Kota Bandung, Sabtu (12/9/2020).

Sampai Jumat kemarin, Setiaji meluruskan, jumlah kematian anak di Jawa Barat karena Covid-19 tercatat sembilan anak, bukan 459 anak sebagaimana yang ditampilkan pada laman Pikobar.

Sebelumnya, berdasarkan data pada laman Pikobar, jumlah 459 anak yang meninggal diperoleh dari akumulasi jumlah kematian dalam empat kategori usia anak.

Yakni anak usia sekolah (6-18 tahun), ditampilkan sebanyak 173 anak lelaki dan 178 anak perempuan meninggal.

Untuk anak Pra Sekolah (5-6 tahun), delapan anak lelaki dan sembilan anak perempuan dinyatakan meninggal. Selanjutnya, untuk anak balita (1-5 tahun), sebanyak 29 anak lelaki dan 40 anak perempuan meninggal. Terakhir, tertera sebanyak sembilan bayi (0-1 tahun) laki-laki dan 13 bayi perempuan meninggal.

Untuk data lainnya, secara lengkap data perihal anak di Jawa Barat yang terkonfirmasi dan dalam perawatan (Isolasi) yang diakses Tribun Jabar pada Jumat (11/9/2020) sekitar pukul 13.38 WIB, adalah sebagai berikut.

Anak yang terkonfirmasi Covid-19, anak usia sekolah sebanyak 454 anak lelaki dan 442 anak perempuan. Anak Pra Sekolah sebanyak 23 anak lelaku dan 25 anak perempuan. Anak balita, 87 anak lelaki dan 100 anak perempuan. Untuk usia bayi, sebanyak 21 bayi lelaki dan 23 perempuan. Sehingga total, ada 1.175 anak di Jabar yang terkonfirmasi Covid-19.

Sementara, untuk jumlah anak di Jabar yang dalam perawatan atau isolasi, anak usia sekolah sebanyak 276 anak lelaki dan 264 perempuan. Anak Pra Sekolah, yakni sebanyak 15 anak lelaki dan 16 perempuan. Anak balita, 58 anak lelaki dan 58 anak perempuan. Terakhir, untuk usia bayi, terdapat 11 bayi lelaki dan 10 bayi perempuan. Sehingga, total ada 708 anak di Jabar yang dalam perawatan atau masih menjalani isolasi.

Menyambung data tersebut, Setiaji memastikan data anak yang terkonfirmasi dan yang dalam perawatan telah sesuai dengan update terbaru di Pikobar.

Barcelona Musim Baru, Antoine Griezmann Tidak Lagi Pakai Nomor 17, Ini Nomor Barunya

Penulis: Ery Chandra
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved