Breaking News:

Cara Seafood Bang Bopak Bertahan di Masa Pandemi Covid-19 hingga Sukses Membuka Gerai Ke-9

Pemilik Kedai Seafood Bang Bopak, Agung Satria Perdana menuturkan, langkah penjualan online ditempuh Bang Bopak untuk mempertahankan karyawannya

Tribun Jabar/Fasko Dehotman
Pemotongan tumpeng oleh Pemilik Kedai Seafood Bang Bopak, Agung Satria Perdana, yang diterima sang ibunda dan adiknya, di Jalan Cipamokolan No 56, Riung, Kota Bandung, Rabu (9/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hampir semua lini usaha jadi serba sulit di masa pandemi virus Covid-19. Tak terkecuali usaha kuliner seafood.

Aturan jaga jarak sebagai bagian dari protokol kesehatan untuk mengantisipasi penularan virus tersebut, membuat kuliner seafood melakukan berbagai cara agar tetap bertahan.

Untuk itu, Seafood Kiloan Bang Bopak memutuskan untuk memaksimalkan penjualan seafood kiloannya secara online.

Sensasi Asam, Pedas, Gurih, Sajian Tomyam Seafood Menu Baru Ala Bang Bopak

Pemilik Kedai Seafood Bang Bopak, Agung Satria Perdana menuturkan, langkah penjualan online ditempuh Bang Bopak untuk mempertahan para karyawannya agar tidak kehilangan pekerjaan.

Hasilnya berbuah manis, hingga saat ini tak ada satupun karyawan mereka yang dirumahkan, bahkan setiap hari selalu ada order online.

“Sejak pandemi ini berlangsung, kami laca bikin keputusan berjualan via online saja dulu. Alhamdulillah dari awal social distancing masih aman secara omzet, walaupun tidak terlalu tinggi seperti dulu," ujar Agung kepada Tribun Jabat, ditemui saat Grand Opening Gerai Bang Bopak cabang ke-9 di Jalan Cipamokolan No 56, Riung, Kota Bandung, Rabu (9/9/2020).

Suksesnya Seafood Kiloan Bang Bopak yang mampu bertahan di masa pandemi, berimbas dengan dibukanya cabang ke-9 mereka di Jalan Cipamokolan No 56, Riung, Kota Bandung.

VIDEO-Icip Icip Sajian Tomyam Seafood, Menu Terbaru di Kedai Bang Bopak

Dibukanya gerai Bang Bopak yang ke-9 ini, Agung mengatakan, pihaknya sudah meminta izin kepada kelurahan dan kecamatan setempat.

“Pandemi COVID-19 dan protokol kesehatan masyarakat tidak seharusnya menjadi penghalang bagi konsumen untuk sekedar menikmati hidangan seafood kami. Maka dari itu kami memutuskan membuka lagi cabang baru kami," kata Agung.

Ia pun mengaku, soal perizinan tidak terlalu sulit asalkan tetap menerapkan protokal kesehatan dan tidak mengundang banyak orang.

"Maka grand opening pada kali ini kami tidak mengadakan makan gratis seafood, hanya promo diskon 50 persen. Tamu yang diundang juga tidak terlalu banyak. Jadi masih aman mengadakan grand opening," jelas Agung.

Agung menambahkan, dibukanya cabang ke-9 ini juga memberikan lapangan pekerjaan baru bagi orang-orang yang di-PHK karena pandemi tersebut.

"Alhamdulillah kami sudah menerima karyawan baru di sini. Total, saya telah memiliki kurang lebih 200 karyawan yang aktif bekerja," tutur Agung.

Penulis: Fasko dehotman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved