Selain Covid-19, Penyakit Ini Juga Harus Diwaspadai, Kasusnya Terus Meningkat
Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang mewaspadai penyebaran penyakit TBC karena hingga triwulan II tahun 2020 sudah ditemukan ratusan kasus
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang saat ini tengah mewaspadai penyebaran penyakit Tuberculosis (TBC) karena hingga triwulan kedua tahun 2020 sudah ditemukan ratusan kasus penyakit menular tersebut.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan hingga bulan Juni 2020 yang lalu tercatat ada 610 orang yang terjangkit penyakit TBC dengan kategori TB Resisten Obat (TBRO) dan TB Sensitif Obat (TBSO).
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Aep Dadang Hamdan, mengatakan data kasus TBC itu berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap orang yang suspek atau terduga mengidap TBC.
"Terduga pengidap TBC itu diperiksa di Puskesmas melalui pemeriksaan dahak dengan cara dilihat gejala awal, apakah positif atau tidak," ujarnya saat ditemui Tribun Jabar di kantornya, Jalan Kutamaya, Rabu (9/8/2020).
• Penyebaran Covid-19 Di Pemkot Bandung, Gaya Hidup Pulang Dari Kantor Jadi Potensi Penularan Virus
Ia mengatakan, biasanya pasien yang positif terjangkit TBC itu memiliki gejala utama seperti batuk dan demam berkepanjangan denga waktu lebih dari dua pekan, sehingga jika ada gejala itu harus diperiksa dahak.
"Cara lain kalau tidak diperiksa dahak, biasanya dilakukan pemeriksaan melalui rontgen," kata Aep.
Menurutnya, dari total kasus 610 yang terjangkit penyakit TBC itu karena penyakitnya sangat mudah menular melalui droplet saat penderitanya batuk di dekat orang lain.
Saat ini, para penderita TBC itu sudah ditangani dengan cara diberikan obat secara terus menerus dengan kurun waktu rata-rata 6 hingga 9 bulan tergantung tingkatan penyakit yang diderita.
• Jangan Sampai Terkena Penyakit Kesehatan Mental, Berikut 9 Solusi Hilangkan Cemas Berlebihan
"Pengobatan biasanya tapi tergantung kategorinya. Jadi, kalau kategori satu biasanya 6 bulan, kategori dua selama 9 bulan tergantung hasil pemeriksaan," ucapnya.
Untuk mencegah penularan agar jumlah kasus TBC pada tahun ini tidak semakin melonjak, pihaknya terus melakukan screening karena sejak Juli 2020 hingga saat ini belum semua pasien terdata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tbc_20171204_071156.jpg)