Breaking News:

Indonesia Diproyeksikan Resesi, Begini Prospek Investasi Emas Menurut Pakar Keuangan

Menurut dia, kondisi ekonomi akan menentukan naik dan turunnya harga emas. Jika pasar pasar optimis, maka harga akan terkoreksi.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Seorang penjaga toko memperlihatkan Emas batangan Antam di Toko Emas Buana, Jalan Ahmad Yani, Kosambi, Kota Bandung 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Di tengah bayang-bayang resesi, prospek investasi emas atau save heaven tentunya masih menarik, terutama sebagai pelengkap portofolio Anda. Lalu bagaimana prospek investasi emas dalam kondisi bayangan resesi saat ini?

Perencana Keuangan One Shield Consulting Budi Rahardjo mengatakan, emas memiliki kecenderungan naik jika mengalami kondisi-kondisi atau sentimen yang mengkhawatirkan. Misalkan saja, resesi, ketidakpastian global dan gejolak pasar.

Menurut dia, investasi emas saat Indonesia berada di jurang resesi tentunya bisa dilakukan sebagai pelengkap portofolio saja.

Kata dia, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang bisa diukur saat ini, pergerakan harga emas cenderung stagnan karena pasar tengah bersiap dengan ramalan akan kondisi ekonomi yang belum pulih.

“Diversifikasi paling tepat untuk melengkapi portofolio saja, karena pure ke emas juga enggak baik. Kita bisa kehilangan potensi keuntungan di saham dan instrument lainnya,” kata Budi kepada Kompas.com, Senin (7/9/2020).

Budi mengatakan, sebelumnya harga emas sempat menembus tembus Rp 1 juta, namun ia tidak dapat memastikan apakah harga akan naik lagi.

Menurut dia, kondisi ekonomi akan menentukan naik dan turunnya harga emas. Jika pasar pasar optimis, maka harga akan terkoreksi.

“Tapi untuk saat ini harga emas masih segitu-segitu saja dengan kenaikan terbatas. Kecuali ada hal yang mengkhawatirkan lagi,” ujar dia.

Dengan memasukkan investasi emas ke dalam diversifikasi portofolio, maka secara tidak langsung potensi keuntungan bisa diperoleh tidak hanya dari emas, namun isntrumen investasi lainnya.

Dia bilang, saat ini nilai keuntungan emas tidak terlalu besar sehingga dengan melakukan diversifikasi, ada potensi keuntungan yang bisa dimanfaatkan.

Halaman
12
Editor: Darajat Arianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved