1.489 Peserta SKB CPNS Pemkot Bandung Harus Isolasi Mandiri Sampai 14 September
Kepala BKPP Kota Bandung Yayan Ahmad Brilyana minta kepada peserta SKB CPNS tahun 2019 Pemkot Bandung agar tetap isolasi mandiri sampai 14 September
Penulis: Tiah SM | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -- Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung Yayan Ahmad Brilyana minta kepada peserta seleksi kompetensi Bidang (SKB) calon pegawai negeri sipil ( CPNS) tahun 2019 Pemkot Bandung agar tetap isolasi mandiri sampai 14 September 2020.
" Peserta CPNS yang akan mengikuti SKB sebanyak 1.489 orang harus diisolasi mandiri mulai 1 sampai 14 September 2020," ujar Yayan di ruang kerjanya, Sabtu (5/9/2020).
Yayan mengatakan tes SKB digelar di Arcamanik Sport Center selama dua hari 14 dan 15 September 2020. "Selama SKB semua perserta dan panitia melaksanakan protokol kesehatan ketat memakai masker, dan face shield ," ujar Yayan.
• Gubernur Jabar Buka Pelaksanaan MTQ XXXVI Tingkat Provinsi, Ini Pesannya Terkait Protokol Kesehatan
Pelaksanaannya dua hari, satu hari dibagi 3 sesi. Setelah sesi berakhir ruangan akan disemprot disinfektan, lalu menunggu sekitar satu jam sebelum lanjut ke sesi berikutnya.
Yayan menjelaskan, SKB lebih menekankan seleksi kompetensi bidangnya. Misalnya, auditor kompetensi tesnya berkaitan dengan tugasnya nanti sebagai auditor juga.
Sedangkan guru, baik guru kelas maupun bidang studi ada kekhususan yang sudah memiliki sertifikasi, otomatis lulus SKBnya, tapi tetap syaratnya peserta wajib datang saat pelaksanaan tes.
Berkaitan dengan kondisi pandemi Covid-19, ada beberapa hal yang perlu disesuaikan seperti jumlah peserta di setiap sesi, termasuk penerapan protokol kesehatan.
• Ridwan Kamil Nyatakan Siap Paparkan Rencana Patimban City dengan 1 Juta Penduduk kepada Presiden
"Peserta akan dites suhu tubuh jika suhunya di atas 37,3 derajat, maka perserta akan di pisahkan di ruangan khusus untuk mengikuti test -nya.
Peserta wajib hadir di lokasi 120 menit sebelum tes dimulai, membawa KTP-el, kartu peserta ujian, pensil kayu, pakaian peserta putih-hitam, untuk perempuan berkerudung memakai kerudung putih, membawa handsaniticer.
Sedangkan larangan untuk peserta dibawa ke dalam ruangan diantaranya dompet, balpoint, buku dan catatan lainnya.
Dilarang juga membawa laptop, kalkulator, handphone, kamera, kunci, makanan dan minuman serta senjata api maupun senjata tajam.
"Peserta yang melanggar dan terlambat dianggap gugur dan dinyatakan tidak lulus," ujar Yayan.
Yayan mengatakan, peserta yang berasal dari wilayah luar Kota Bandung namun mendaftar formasi di Kota Bandung., bisa mengikuti tes di tempat domisilinya.
"Ada 63 orang ikut seleksi SKB-nya di tempat domisilinya, terbahyak di BKN pusat ada 28 orang , BKN Yogyakarta 9 orang, dan Semarang 6 orang," ujar Yayan.
• Ridwan Kamil Protes Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi Naik, Warganet Langsung Serbu Beri Dukungan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bkd-jabar-siap-gelar-seleksi-kompetensi-bidang-cpns-gunakan-metode-cat-bkn.jpg)