Mengenal Tomcat, Serangga Kecil yang Racunnya Berbahaya Jika Kena Kulit, 'Teror' Warga di Indramayu
Binatang tomcat atau Paederus littoralis adalah serangga kecil yang warna tubuhnya khas, oranye dan hitam.
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.ID - Binatang tomcat atau Paederus littoralis adalah serangga kecil yang warna tubuhnya khas.
Tubuhnya bermotif belang-belang dan berwarna hitam dan oranye.
Di bagian belakangnya, serangga ini juga memiliki sayap.
Namun, sayapnya seringkali tak terlihat karena disembunyikan.
Karena bentuknya kecil, sekilas serangga ini kerap kali dianggap tak berbahaya.
Namun ternyata, serangga ini bisa berbahaya untuk kulit manusia lho.
Menurut laman bobo.grid.id, tomcat memiliki racun berbahaya.
Racun dari tomcat bukan dikeluarkan melalui gigitan seperti nyamuk atau semut.
Pasalnya, tomcat memang serangga yang tak mengigit.
Racun serangga ini akan keluar dari tubuhnya jika merasa terancam atau terganggu.
• Jika Terkena Gigitan Tomcat, Ini yang Harus Dilakukan, Jangan Memencet Binatang Tersebut!
Selain itu, tomcat juga kerap mengeluarkan racunnya di atas benda-benda yang dilakuinya, seperti handuk, sprei, baju, dan benda lainnya.
Saat kulit atau tubuh manusia terkena racun tomcat, maka akan timbul luka.
Luka tersebut rasanya seperti terbakar, terasa sakit, dan tidak nyaman.
Karena itu, jika melihat tomcat, sebaiknya kita tak menyentuh, memencet, atau bahkan menghancurkannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tomcat-atau-semut-charlie.jpg)