Selasa, 14 April 2026

Jika Terkena Gigitan Tomcat, Ini yang Harus Dilakukan, Jangan Memencet Binatang Tersebut!

Meski tidak membahayakan, namun gigitan tomcat ini menimbulkan rasa perih seperti luka bakar.

handhika rahman/tribun jabar
Tomcat yang menyerang rumah warga di Desa Pabean Udik Blok Song, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Selasa (1/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu mengimbau warga berhati-hati dengan teror tomcat yang sekarang tengah melanda pemukiman warga di Desa Pabean Udik, Kecataman/Kabupaten Indramayu.

Kepala Dinkes Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, meski tidak membahayakan, namun akibat gigitan tomcat ini menimbulkan rasa perih seperti luka bakar.

"Enggak berbahaya, hanya membuat tidak nyaman," ujar dia kepada Tribuncirebon.com,  Rabu (2/9/2020).

Banyak Kecelakaan Berakibat Fatal, Polisi Polres Purwakarta Pasang Tugu Peringatan di Jalan Ini

Deden Bonni Koswara menjelaskan, bilamana terkena gigitan tomcat jangan memencet binatang tersebut.

Tindakan yang harus segera dilakukan adalah mencuci bekas gigitan dengan air dan sabun lalu lakukan kompres dingin untuk menghindari rasa terbakar pada kulit.

"Lalu lihat reaksi gigitan kalau makin melebar atau tidak membaik segera diperiksakan ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, teror tomcat ini diketahui sudah terjadi sejak Kamis 27 Agustus 2020 lalu sampai dengan sekarang.

Atau dengan kata lain, hampir sepekan lamanya warga di Desa Pabean Udik dihantui teror tomcat, mereka biasa bermunculan pada pukul 12 malam hingga menjelang subuh.

Salah seorang korban, Rantinih (20) mengatakan, ada tiga rumah yang diketahui diserang serangga tersebut, dengan jumlah 11 orang menjadi korban gigitan tomcat, tujuh di antaranya adalah anak-anak.

PRA Luqman Terima Stat Nasabnya Saat Dinobatkan, Keluarga Besar Kesultanan Cirebon: Seperti Tak Pede

Mereka digigit pada wajah, terutama di sekitatan mata.

"Rasanya perih banget gak bisa diungkapin kata-kata, sakit, kaku muka tuh, nyerangnya di bagian muka," ujarnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved