Klaster DPRD Jabar Telah Sembuh Semua, Sebelumnya Tercatat 38 Orang Dinyatakan Positif Covid-19
Ketua DPRD Jabar, Brigjen TNI (purn) Taufik Hidayat, mengatakan 38 orang di Gedung DPRD Jabar yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 telah sembuh
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Dedy Herdiana
Ida mengatakan selain itu, akan dilakukan juga pengetesan terhadap sejumlah anggota dewan dan pegawai, baik PNS dan Non-PNS yang belum menjalani tes swab.
"Nanti di-tracing, ada bagian yang tracingnya dari Gugus Tugas. Kan nanti setelah diinvetarisir kita akan tracing kontak erat dengan siapa saja di lingkungan keluarga, kantor, dan lingkungan luar," katanya.
• Rumah Presenter Ovi Dian Bikin Boy William Terpana, Ada Lapangan Golf Pribadi dan Masjid Besar
• Jembatan Gantung Putus di Kertamukti Sukabumi, 17 Orang Terjatuh ke Sungai Cicatih
Tracing dan pengetesan kepada kontak erat 38 orang tersebut akan bersamaan dengan pengetesan terhadap anggota dewan dan pegawai yang belum melakukan tes swab.
"Karena tidak semua ikut swab kemarin, kita masih ada sisa beberapa orang yang belum ikut, ada PNS dan non-PNS yang tidak ikut swab kemarin mungkin karena suatu hal, karena belum ada kesempatan ikut. Kita akan mendata yang belum ikut swab, untuk diminta ikut swab," tuturnya.
Ida mengatakan pihaknya pun akan menutup Kantor DPRD Jabar selama 14 hari ke depan, sama seperti penutupan Gedung Sate saat ditemukan 40 pegawainya yang positif Covid-19.
"Kemungkinan kita akan menutup DPRD selama 14 hari kerja, seperti Gedung Sate kemarin. Nanti kalau sudah ada data jelas, kita umumkan, nanti mungkin Ketua Dewan yang mengumumkan," katanya.
"Ada 38 orang yang positif, saya mendapatkan datanya dari Labkesda Jabar, tapi belum diinvetarisir berapa orang anggota, berapa PNS, berapa non-PNS, karena campur. Kita sedang inventarisir soalnya hasilnya baru datang dari Labkesda," ujar Ida. (Sam)