Baleriung di Padalarang Disulap Jadi Kelas Pembelajaran Plus Disediakan Wifi Gratis

Akibat pendemi Covid-19, seluruh sekolah di Indonesia terpaksa harus ditutup. Kegiatan belajar mengejar secara daring

Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Ichsan
tribunjabar/syarif pulloh anwari
Ketua RW di Padalarang Sediakan Wifi Gratis, Bantu Siswa Kurang Mampu untuk Belajar Online 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, PADALARANG - Akibat pendemi Covid-19, seluruh sekolah di Indonesia terpaksa harus ditutup. Kegiatan belajar mengejar secara daring dijadikan solusi agar para pelajar bisa mendapatkan pendidikan yang layak.

Kegiatan belajar secara daring membutuhkan kuota internet, namun tak semua para orangtua siswa bisa membeli kuota tersebut.

Berawal dari keluhan para orangtua siswa, ketua RW di Kampung Sukamaju, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat berinisiatif memfasilitasi Wi Fi yang diberikan secara cuma - cuma.

Tempat yang biasa dijadikan karang taruna untuk berkumpul, kini disulap menjadi ruangan untuk belajar bagi para siswa serta disediakannya akses internet secara gratis.

Besok Cek Rekening, Bantuan Subsidi 600 Ribu Cair, Jika Tidak Jangan Khawatir, Ada Tahap Selanjutnya

Ruangan terbuka seluas 6x6 meter dijadikan semi kelas oleh ketua RW bernama Toni Permana (37).

Seperti meja plus bangku menghiasi ruangan belajar mengajar bagi para siswa yang tak bisa membeli kuota internet.

Sekitar pukul 11.00 WIB, para siswa dengan menggunakan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, dengan semangat mengisi buku yang sudah diberikan oleh para gurunya.

Sambil menggunakan handphone, para siswa satu persatu mengisi tugasnya.

Wi fi yang sudah sebulan lamanya kini, para siswa pun setiap harinya berbondong - bondong ke tempat yang sering disebut warga "Baleriung".

Toni sebagai ketua RW setempat pun mengaku merasa miris melihat kondisi para orangtua siswa yang kesusahan untuk membeli kuota internet.

Dengan kondisi ekonomi para orangtua yang sedang sulit, dirinya pun hatinya tergerak untuk memfasilitasi Wi Fi yang bisa diakses secara gratis.

"aturan karena pendemi covid, pembelajaran harus dirumah, menurut saya pembelajaran secara online ini kasihan menyiksa warga menengah kebawah,  banyak yang mengeluh, sampai saya tahu ada yang orangtua yang cerai karena harus membelikan handphone plus kuotanya, " ungkap Toni kepada Tribun Jabar dilokasi, Rabu (26/8/2020).

Ia pun menyayangkan banyak bantuan yang digembor gemborkan para pejabat pemerintahan pusat atau daerah, menurutnya tak terasa bagi sebagian warganya itu, untuk program belajar mengajar secara online.

Pemkot Bandung Sudah Masukkan Semua Rekomendasi Gugus Tugas Pusat dalam Syarat Pembukaan Bioskop

Menurutnya, pemerintah daerah harusnya turun ke lapangan secara langsung agar bisa mengetahui permasalahan dilapangan soal belajar daring.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved