Reaksi Thomas Tuchel Setelah Paris Saint-Germain Dikalahkan Bayern Munchen di Final Liga Champions
Pelatih PSG, Thomas Tuchel terkejut dengan strategi yang diterapkan pelatih Bayern Munchen di final Liga Champions.
Tuchel tak menyangka kontra strategi Flick saat memilih Kingsley Coman sejak menit pertama ketimbang Ivan Perisic yang pada pertandingan sebelumnya bermain baik.
"Bagaimana Anda bisa menuntut untuk menjadi efisien? Anda tidak bisa. Kami melakukan penyelesaian kemarin untuk memberi mereka perasaan yang baik."
"Kami bukan tipe tim yang bermain tanpa gol secara normal! Kami menunjukkan pertarungan besar tetapi mereka mencetak gol pertama dan itu menentukan."
• Final Liga Champions, Gol Kingsley Coman untuk Bayern Munchen Samai Prestasi Zinedine Zidane
"Kami memiliki dua perubahan dalam pikiran tetapi agak mengejutkan [bahwa Kingsley Coman mulai untuk Bayern]. [Ivan] Perisic melakukannya dengan sangat baik di pertandingan terakhir."
"Itu membutuhkan kecepatan yang tinggi untuk bertahan. Semua sikap defensif adalah luar biasa. Kami menunjukkan semangat yang diperlukan untuk menang tetapi tidak cukup beruntung," tukas pelatih berusia 46 tahun.
Sebaliknya di kubu Bayern Munchen, Hansi Flick, pelatih Bayern Munchen memuji Kingsley Coman yang mencetak gol tunggal ke gawang Paris Saint-Germain (PSG).
• Final Liga Champions, Bayern Muenchen Juara, Gol Kingsley Coman Kandaskan Impian Paris Saint-Germain
Kingsley Coman berhasil mencetak gol ke gawang Paris Saint-Germain pada menit ke-59.
Selain mencetak gol Kingsley Coman juga mejadi Man of The Match pada pertandingan itu.
Menurut Hansi Flick, Kingsley Coman berhasil keluar dari bayang-bayang pemain senior.
(tribunnews.com/rochmat purnomo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/thomas-tuchel_20180327_103352.jpg)