Minggu, 19 April 2026

Anak Suka Corat-coret Dinding Rumah? Jangan Marah Dulu, Bantu Perkembangan Anak dengan Cara Ini

Jadi, jangan marah ya jika tembok di rumah banyak coretan. Atau di buku, majalah, lantai banyak coretan dari sang buah hati.

Editor: Ravianto
sophie's world
Ilustrasi anak 

TRIBUNJABAR.ID - Pernah melihat tiba-tiba tembok rumah Anda tak lagi bersih tapi penuh coretan karya si kecil? Apa sikap Anda?

Eits, jangan marah dulu ya bunda, ayah kalau anak balita anda sudah suka mencoret-cotet, maka itu adalah hal yang baik. Sebab, kemampuan menulis anak mulai tumbuh.

Jadi, jangan marah ya jika tembok di rumah banyak coretan. Atau di buku, majalah, lantai banyak coretan dari sang buah hati.

Karena semua ini merupakan bagian dari perkembangan bahasa anak yang harus distimulasi dengan baik.

Tapi, bagaimana tahapan kemampuan anak dan bagaimana cara menstimulasinya?

Merangkum akun resmi Instagram Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud), Selasa (18/8/2020), ini tahapannya.

tulisan anak
Coretan si kecil menunjukkan awal kemampuannya menulis

Tahapan menulis anak
1. Tahap mencoret atau membuat goresan

Pada tahap ini, anak mulai suka mencoret-coret, baik itu di kertas, lantai atau di dinding atau apa saja yang dianggapnya dapat ditulis.

2. Tahap pengulangan secara linier

Anak menelusuri bentuk tulisan yang horizontal. Tulisan yang dihasilkan anak seperti membuat gambar rumput.

3. Tahap menulis secara random

Anak belajar tentang tulisan yaitu tulisan yang dibuat sudah berbentuk huruf, walaupun huruf yang muncul masih acak.

4. Tahap menulis tulisan nama

Anak mulai menghubungkan antara tulisan dan bunyi.

Tips menstimulasi kemampuan menulis
1. Orang tua dan guru pada tahap menulis dapat menyediakan bahan seperti cat, krayon, pensil, spidol, buku, kertas dan lain sebagainya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved