Breaking News:

Waktu Senggang Suka Digunakan "Nge-fly", Seorang Buruh di Kota Tasik Berakhir Begini

Em mengaku pil tersebut selain dijual lagi juga untuk dikonsumsi sendiri. Ia suka "fly" tatkala ada waktu senggang selepas bekerja

net
Ilustrasi narkoba 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Seorang buruh bernama Em (26), warga Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, dibekuk polisi karena kedapatan membawa 110 butir pil hexsimer.

Em mengaku pil tersebut selain dijual lagi juga untuk dikonsumsi sendiri. Ia suka "fly" tatkala ada waktu senggang selepas bekerja.

Kasatnarkoba Polresta Tasikmalaya, AKP Yaser Arafat, di Mapolresta, Jumat (14/8/2020), mengungkapkan, pil hexsimer masuk golongan obat terlarang yang jika digunakan tanpa resep dokter terkena sanksi hukum.

Akibat Kebakaran, Seluruh Berkas Milik Nasabah Pegadaian Syariah Karangsinom Indramayu Hangus

"Tersangka Em mengaku kerap mengonsumsi pil hexsimer di kala waktu senggang, sehabis bekerja atau sedang libur. Ia juga mengedarkan," kata Yaser.

Ditangkapnya Em berawal dari penangkapan Ds (25) di Jalan Gubernur Sewaka, Kecamatan Kawalu, Rabu (12/8/2020) sore.

"Kami mendapat info dari warga bahwa Ds suka mengedarkan obat-obatan terlarang. Lalu kami intai dan akhirnya ditemukan di Jalan Gubernur Sewaka dan langsung kami tangkap," ujar Yaser.

Petugas yang melakukan penggeledahan menemukan sebanyak 149 butir pil hexsimer di sakunya.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap Ds itulah muncul nama Em selaku konsumen dan penjual," kata Yaser.

Ketua Komisi X DPR RI Setujui Wilayah Zona Kuning Boleh KBM Tatap Muka

Kedua tersangka dikenai UU nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Banyak pengungkapan kasus narkoba berawal dari info warga. Karenanya kami tak bosannya mengimbau jika menemukan hal mencurigakan segera lapor polisi," ujar Yaser.

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved