Kamis, 7 Mei 2026

VIDEO Ledakan Dahsyat yang Terjadi di Lebanon, 73 Orang Terkonfirmasi Tewas

Sebanyak 73 orang tewas dan ribuan lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan dahsyat yang teradi di Beirut, Lebanon.

Tayang:
Editor: Giri
Al Jazeera
Korban ledakan di Beirut, Lebanon. Sebanyak 73 orang tewas dan 3.700 orang di antaranya luka. Korban diperkirakan masih akan terus bertambah. 

TRIBUNJABAR.ID - Sebanyak 73 orang tewas dan ribuan lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan dahsyat yang teradi di Beirut, Lebanon. 

Video detik-detik ledakan di Beirut, Lebanon, pun telah beredar dan diunggah di akun resmi Al Jazeera, media internasional yang banyak memberitakan peristiwa di kawasan Timur Tengah dan dunia internasional.  

Pihak berwenang Lebanon mengatakan, setidaknya 73 orang telah tewas dan sekitar 3.700 lainnya cedera dalam ledakan dahsyat di pelabuhan di ibu kota, Beirut.

Ledakan yang menewaskan lebih dari 70 orang di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020).
Ledakan yang menewaskan lebih dari 70 orang di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020). (The Sun)
Belum terkonfirmasi penyebab ledakan itu

Para pejabat menghubungkan ledakan itu dengan sekitar 2.700 ton amonium nitrat yang disita yang disimpan di gudang di pelabuhan selama enam tahun.

Presiden Lebanon, Michel Aoun, mengumpulkan Dewan Pertahanan Tinggi negara itu setelah ledakan itu.

Detik-detik Ledakan di Beirut, Lebanon

Berikut ini adalah info terbaru:

22:47 GMT - Trump mengatakan ledakan 'sepertinya serangan mengerikan'

Presiden AS, Donald Trump, mengatakan ledakan besar yang mengguncang Beirut tampaknya merupakan "serangan mengerikan."

"Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan orang-orang Lebanon dan kami akan berada di sana untuk membantu. Ini terlihat seperti serangan yang mengerikan," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

"Saya telah bertemu dengan beberapa jenderal besar kita dan mereka sepertinya merasa bahwa ini bukan semacam jenis ledakan produksi ... Mereka tampaknya berpikir itu adalah serangan. Itu semacam bom." "

22:03 GMT - Ledakan merusak kapal UNIFIL, melukai personel

Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) mengatakan, satu kapalnya yang berlabuh di pelabuhan rusak dalam ledakan itu, yang menyebabkan sejumlah personelnya cedera, termasuk beberapa dalam kondisi kritis.

UNIFIL mengatakan pihaknya mengangkut para penjaga perdamaian yang terluka ke rumah sakit terdekat dan sedang menilai situasi, termasuk skala dampak pada personelnya.

"Kami bersama rakyat dan Pemerintah Lebanon selama masa sulit ini dan siap membantu dan memberikan bantuan dan dukungan," Mayor Jenderal Del Col, kepala misi dan komandan pasukan UNIFIL, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved