Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Sumedang Nol Kasus Positif Covid-19, Bupati: Tetap Waspada Belum Semua Tes Swab

Meski kini Sumedang nol kasus positif corona, bupati tetap meminta warganya waspada.

TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta masyarakat tetap waspada meskipun saat ini Kabupaten Sumedang sudah dinyatakan nol kasus positif Covid-19 setelah dua pasien terakhir sembuh.

Dua pasien positif Covid-19 terakhir yang dinyatakan sembuh itu yakni perempuan berinsial IL (47), warga Kecamatan Paseh, dan seorang laki-laki berinisial DIA (21) warga Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang.

"Sumedang sekarang sudah nol (kasus positif) bersyukur Alhamdulillah. Walupun nol tetap waspada dan jaga protokol kesehatan karena belum semua ditest swab," ujar Dony saat ditemui di Masjid Agung Sumedang, Sabtu (1/8/2020).

Pihaknya bakal terus mengadakan tes swab terhadap masyarakat agar penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang tetap bisa diketahui, meskipun saat ini sudah dinyatakan nol kasus.

"Kemarin penyebarannya ada di beberapa kecamatan, dan itu sudah dilakukan swab, tapi ada beberapa juga yang hasilnya belum keluar," katanya.

Artinya, kata Dony, meskipun Kabupaten Sumedang sudah dinyatakan nol kasus, tapi bukan berarti sudah terbebas dari penyebaran Covid-19, sehingga protokol kesahatan harus tetap dijaga.

"Ketika nol kasus bukan berarti bebas sebebas-bebasnya, tapi ini harus dipertahankan dengan cara menerapkan protokol kesehatan secara ketat, karena yang sulit itu mempertahankan," ucap Dony.

Ia mengatakan, protokol kesehatan tersebut memang harus tetap diterapkan karena hingga saat ini masih banyak warga dari zona merah seperti Jakarta yang datang ke Sumedang.

Untuk itu, pihaknya tidak bisa menjamin bahwa wilayah Kabupaten Sumedang bisa terbebas dari penyebaran Covid-19 meskipun saat ini sudah nol kasus positif.

"Kami enggak bisa menjamin kalau tidak menerapkan protokol kesehatan. Masih ada tamu dari zona merah yang datang, jadi ini salah satu potensi yang bisa menyebabkan transmisi kembali," katanya.

Netizen Kota Tasikmalaya Dihebohkan Postingan Sebongkah Daging Bergerak-gerak Sendiri

Cerita Warga Saat Gempa Indramayu, Pusing Dikira Habis Makan Sate, Langsung Lari Saat Tahu Gempa

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved