Breaking News:

Jelang Libur Idul Adha, Polda Jabar Mulai Gelar Pasukan, Puncak Arus Mudik Diprediksi Kamis

Ditlantas Polda Jabar mulai menempatkan anggotanya ke sejumlah titik di Jabar untuk pengamanan lalu lintas libur panjang jelang Idul Adha 1441 H.

Tribun Jabar/Mega Nugraha
Direktur Ditlantas Polda Jabar Kombes Edi Djunaedi cek kendaraan yang akan digunakan saat pengamanan Idul Adha, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Rabu (29/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - ‎Ditlantas Polda Jabar mulai menempatkan anggotanya ke sejumlah titik di Jabar untuk pengamanan lalu lintas libur panjang jelang Idul Adha 1441 H.

‎Direktur Ditlantas Polda Jabar Kombes Edi Djunaedi mengatakan, diprediksi akan ada kenaikan jumlah kendaraan pada momen libur tersebut.

"‎Lonjakan arus mudik diprediksikan pada hari Kamis tanggal 30 Juli 2020. Untuk ruas jalan tol, jalur arteri dan jalur wisata agar dipersiapkan lokasi parkir dalam antisipasi libur panjang untuk menjawab tantangan situasi saat ini," ujar Edi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Rabu (29/7/2020).

Jelang Hari Raya Idul Adha 2020, Polres Majalengka Gelar Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan

Pada kesempatan itu, Dirlantas juga mengecek kendaraan dinah untuk menjalankan operasi patuh Lodaya.

Ia mengatakan, pengamanan jalur lalu lintas di masa libur Idul Adha berbarengan dengan Operasi Patuh Lodaya. Karena itu, selama pengamanan jalur lalu lintas, ia meminta anggotanya untuk bersikap humanis.

"Kedepankan preentif, preventif dan penegakkan hukum lalu lintas secara selektif. Termasuk disiplinkan masyarakat khususnya pengguna kendaraan bermotor untuk selalu mentaati protokol kesehatan untuk menekan Covid 19," ujarnya.

Ini Pesan Kapolresta Tasikmalaya kepada Personel Pengamanan Idul Adha

‎Terpenting, kata dia, ia mewanti-wanti anggota untuk tidak melakukan perbuatan tercela dan tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Hindari pungutan liar serta sikap Arogan sehingga kehadiran polisi lalu lintas dapat dirasakan positif oleh masyarakat,"ucap dia.

Menurutnya,berdasarkan hasil analisa dan evaluasi dengan Koralntas Polri bahwa dalam pelaksanaan penegakkan hukum lalu lintas, semula 20 persen menjadi 10 persen.

"Lalu, agar diperbanyak kegiatan sosial dan berkreasi dengan contoh membuat penyuluhan, pendidikan masyarakat berupa memberikan leaflet yang isinys tentang tertib berlalu lintas dan penggunaan masker," ucapnya.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved