Rabu, 8 April 2026

Tim Velox Badan Intelijen Negara Mendatangi SMA Negeri 1 Cianjur

Tim Velox dari Badan Intelijen Negara (BIN) turun ke SMA Negeri 1 Cianjur bersama tim sosialisasi dan tim dekontaminasi.

Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Tim Dekontaminasi BIN melakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan di lingkungan SMAN 1 Cianjur, Rabu (22/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Tim Velox dari Badan Intelijen Negara (BIN) turun ke SMA Negeri 1 Cianjur bersama tim sosialisasi dan tim dekontaminasi.

Kedatangan Tim Velox untuk mengedukasi civitas akademika di Cianjur agar menjadi role model yang bisa menularkan adaptasi kebiasaan baru di masa Pandemi Covid-19.

Seorang tim velox, Wahyu Wijaya, mengatakan BIN ingin mencakup semua sekolah untuk menularkan adaptasi kebiasaan baru.

"Kami sebetulnya ingin mencakup area seperti sekolah ini seluas-luasnya, namun karena keterbatasan jadi kami memulai dengan mensosialisasikan dan edukasi di SMA Negeri 1 Cianjur ini, diharapkan nanti SMA ini akan menjadi model atau yang terdepan untuk menyebarkannya ke sekolah-sekolah lainnya," ujar Wahyu di SMA Negeri 1 Cianjur, Rabu (22/7/2020).

Satgas Mafia Tanah Jabar Datangi Cianjur, Telusuri Laporan Tanah yang akan Dijadikan SPBU

Wahyu mengatakan Tim Velox menyampaikan materi kegiatan sosialisasi dan edukasi adaptasi kebiasaan baru.

"Seperti diketahui pemerintah telah mengganti istilah new normal menjadi adaptasi kebiasaan baru karena sebagian besar masyarakat itu masih ada yang salah menilai atau salah menganggap bahwa new normal itu adalah kembali normal seutuhnya, jadi agar lebih mudah dimengerti dan juga lebih mudah dipahami dan implementasikan oleh masyarakat pemerintah mengganti istilah itu dengan adaptasi kebiasaan baru," katanya.

Wahyu mengatakan Tim Velox juga terdiri dari medis dari dokter dan ahli strategis lainnya.

"Tim dekontaminasi itu sendiri utamanya dua untuk mensterilkan atau membersihkan lingkungan misalnya saat ini lingkungan SMA Negeri 1 Cianjur dari peluang potensi adanya virus yang menempel di area sekolah. Tim dekontaminasi itu sendiri dibagi menjadi dua yaitu ada yang dilengkapi dengan kendaraan mobil taktis jadi dengan kendaraan dia berkeliling ke area sekolah menyemprot seluruh bangunan luar dan juga tim perseorangan juga masuk ke ruangan ruangan dan juga ke titik-titik yang sempit untuk menyemprotkan cairan disinfektan," katanya.

Satu SD di Rancasari Kota Bandung Gelar Belajar Secara Tatap Muka, Langsung Dibubarkan Satpol PP

Kepala SMA Negeri 1 Cianjur, Agam Supriyanta mengapresiasi kedatangan tim velox BIN bersama tim sosialisasi dan tim dekontaminasi.

"Saya berterima kasih kepada BIN yang sudah datang ke sekolah. Saat ini sedang dilakukan AKB di sekolah. Informasi yang disampaikan oleh BIN seputar sosialisasi AKB di masyarakat," katanya.

Ia mengatakan, sosialisasi dilakukan pada siswa dan berharap siswa selanjutnya akan menyampaikan kepada teman lain.

"Gaungnya diharapkan bisa menyebar materinya protokol aktivitas di sektor pendidikan harus seperti apa. Proses belajar saat ini di sekolah di satuan pendidikan setingkat SMA masih online dari rumah, komunikasi pembelajaran mengacu kepada petunjuk teknis dari provinsi Jabar," katanya.(fam)

UPDATE Kasus Kematian Editor Metro TV Polisi Kembali ke TKP hingga Pastikan Soal 2 Pria Mencurigakan

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved